MAJALAH ICT – Jakarta. President dan CEO Indosat, Alexander Rusli baru saja terpilih sebagai Ketua Umum Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI) yang baru. Sebagai Ketua Umum periode 2014-2016, Alex memfokuskan programnya pada bagaimana memperkuat organisasi ATSI.
Menurut Alex, terpilihnya dirinya sebagai Ketua Umum merupakan kepercayaan yang diberikan kepadanya, yang merupakan amanah dan tanggung jawab. Tanggung jawab tersebut, menurut Alex, akan diwujudkannya dengan berbagai program yang fokus utamanya untuk memperkuat organisasi ATSI, sekaligus berkomitmen meningkatkan peran ATSI untuk memajukan telekomunikasi nasional.
Alex juga berjanji akan memperkuat kerjasama baik dengan regulator maupun antar operator guna mewujudkan kualitas layanan yang semakin baik untuk masyarakat pengguna telekomunikasi. "Sehingga pada akhirnya juga memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia," tandas Alex.
Sebagaimana diketahui, ATSI kembali menggelar Musyawarah Nasional (Munas) Senin (17/3) kemarin untuk memilih Ketua Umum dan kepengurusan baru. Dan kali ini, President dan CEO Indosat Alexander Rusli berhasil merebut posisi Ketua Umum ATSI yang baru periode 2014-2016.
Dalam babak final pemilihan, Alexander Rusli mengalahkan petahana Ketua Umum ATSI, Alex J Sinaga, Direktur Utama Telkomsel. Gagal menduduki kembali posisi Ketua Umum, Alex J. Sinaga kemudian didapuk menjadi Ketua Dewan Pengawas. Alex Sinaga sendiri terpilih sebagai Ketua Umum dalam Nunas Luar Biasa 2012 lalu di Bali, menggantikan Dirut Telkomsel sebelumnya, Sarwoto Atmosutarno yang harus lengser karena terjadinya perombakan besar-besaranan di tubuh Telkom dan anak usahanya.
Sebelum menyisakan dua kandidat, ada tiga Dirut yang bertarung memperebutkan Ketua Umum ATSI, yaitu Alexander Rusli, Alex Sinaga dan Dirut XL Axiata Hasnul Suhaemi. Hasnul sendiri kemudian menyatakan mundur dari pencalonan, sehingga menyisakan Alexander Rusli dan Alex Sinaga sebagai kandidat.
Selanjutnya, Ketua Umum ATSI yang baru diberi wewenang untuk menentukan siapa Sekjen dan kepengurusan ATSI yang lebih lengkap. Meski memiliki posisi strategis karena menjadi mitra regulator dalam perumusan regulasi, sayangnya peran ATSI kian tenggelam bahkan nyaris tak terdengar. Di samping itu, dalam prakteknya, suara Ketua Umum ATSI berbeda dengan keinginan industri secara keseluruhan.

















