Search
Jumat 19 April 2024
  • :
  • :

Anonymous Indonesia Ikut Retas Situs Pemerintah AS?

MAJALAH ICT – Jakarta. Federal Bereau Investigation (FBI) mengumumkan bahwa hacker anonymous telah masuk mengakses hingga ke dalam komputer pemeritah AS. Bahkan bukan hanya menyusup namun juga berhasil mencuri data informasi sensitif. Apakah hacker anonymous Indonesia terlibat?

Meski tidak ada laporan, namun FBI memastikan dan saat ini dalam posisi siaga untuk menghadapi serangan anonymous dunia. Apalagi, anonymous Indonesia telah beberapa kali menggempur dan merontokan situs Australia, sekutu Amerika Serikat dalam kasus penyadapan di dunia sesuai dengan perjanjian UKUSA.

Menurut FBI sebagaimana dilansir dari Reuters, penyerangan peretas yang sebelumnya berhasil membobol data puluhan juta pelanggan Adobe beberapa waktu lalu, ternyata telah melebar ke berbagai lembaga pemerintah AS. "Pelanggaran ini telah mempengaruhi Angkatan Darat AS, Departemen Energi, Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan, dan mungkin lebih banyak lagi lembaga yang terkena," jelas laporan FBI.

Menurut email internal, kepala staf di Kementerian Energi AS, Kevin Knobloch mengatakan, data yang dicuri tersebut termasuk informasi pribadi 104,000 karyawan, kontraktor, anggota keluarga, dan data lainnya yang berhubungan dengan Departemen Energi. Selain itu, terdapat juga informasi mengenai 20 ribu rekening bank yang telah dicuri.

Anggota anonymous yang sudah ditangkap adalah Aaron Swartz. Namun, Aaron melakukan bunuh diri sebelum menghadapi persidangan.