Search
Selasa 16 Juli 2024
  • :
  • :

Antisipasi Perubahan, Peruri Kembangkan Digital Money

MAJALAH ICT- Jakarta. Penggunaan uang secara fisik atau uang kartal ke depannya akan kian berkurang dan digantikan dengan uang ditial, baik mobile money maupun electronic money. Perubahan ini diantisipasi pula Peruri sebagai perusahaan pelat merah yang mempunya tugas mencetak uang resmi di Republik ini.

Untuk itu, PT Peruri Digital Security (PDS) menggandeng delapan mitra strategis dalam pengembangan sistem pembayaran secara digital sebagai bagian dari upaya pengembangan perseroan ke depan. Mitra-mitra tersebut adalah PT Wahyu Kartumasindo International, PT Angkasa Pura I Logistik, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, GHL Malaysia, PT Cipta Sriganti Lestari, PT Multipolar, PT Jati Piranti Solusindo serta Hard Rock Cafe Jakarta.

Menurut Direktur Utama Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Perum Peruri) Prasetio, anak usaha Peruri tersebut didirikan untuk mengantisipasi meningkatnya penggunaan uang elektronik dalam beberapa waktu ke depan. "Ini mengikuti perkembangan dan dinamika pasar, khususnya mengarah kepada teknologi berbasis digital. Kami berharap PDS bisa menjadi salah satu perusahaan pengembangan katanya. 

Ditegaskan Prasetio, ke depan perseroan juga ingin unggul di bidang digital money. Pengembangan ke arah sana terus dilakukan lewat PDS. "Digital money adalah bisnis masa depan, kami ingin masuk juga ke sana. Untuk jangka pendek, PDS yang didirikan dengan modal kerja Rp80 miliar ini bisa memberikan kontribusi sekitar 10% terhadap pendapatan Peruri," urainya. 

Namun ditegaskan, pihaknya bukan merupakan penerbit e-money. PDS memosisikan diri sebagai fasilitator yang berupaya mewujudkan adanya interoperability sistem pembayaran nasional, termasuk mewujudkan implementasi certification of authority di dalam ekosistem pembayaran.