Search
Kamis 23 Mei 2024
  • :
  • :

APJII Setuju Pemblokiran Internet, Tapi Pemerintah Harus Lakukan Sendiri

MAJALAH ICT – Jakarta. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia menegaskan sikap mengenai dukungannya terhadap pemerintah dalam memblokir sitsu bermuatan negatif. Namun, dengan catatan, dukungan itu diberikan sepanjang pemerintah melakukan sendiri pemblokiran dan bukan melalui ISP yang berada di bawah dan menjadi Anggota APJII.

Demikian disampaikan Ketua Umum APJII, Sammy Pengerapan. Menurut Sammy, institusinya mendukung penanganan situs negatif, terutama bermuatan pornografi. "Namnu kami ingin pemblokiran diambil alih oleh pemerintah dimana mereka langsung yang memblokir, bukan diserahkan kepada para ISP," tandasnya.

Ditegaskan Sammy, mekanisme pemblokiran yang selama ini kurang ideal, termasuk mekanisme yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri mengenai Penanganan Situs Bermuatan Negatif. Katanya jika menyerahkan pemblokiran kepada ISP, justru akan membuka celah buruk bagi privasi pengguna internet.

Menurut Sammy, pemblokiran dilakukan oleh pemerintah memiliki semangat penanganan situs bermuatan negatif yang tertib, seragam dan bertanggungjawab. "ISP kan secara teknis kerjanya menyambungkan akses saja, dia tak boleh bertugas memblokir, karena kalau ISP punya mesin filter itu, bisa dipakai untuk apa saja. Bisa lihat email Anda. Jadi mandat pemblokiran jangan ke ISP," ucapnya.

Menyerahkan pemblokiran ke ISP, dinilai Sammy, terbukti tak efektif, misalnya dalam kasus pemblokiran situs berbagi video, Vimeo, beberapa waktu lalu dimana ada yang sudah blokir dan ada yang belum. "Dengan komando pemblokiran langsung oleh pemerintah, menurutnya proses filtering situs negatif bisa tuntas," katanya lagi.