Search
Senin 15 Desember 2025
  • :
  • :

Asosiasi Digital Entrepreneur Indonesia (ADEI) Didirikan, Saingi IDEA?

MAJALAH ICT – Jakarta. Para pelaku usaha, akademisi, praktisi, peneliti dan pelaku bidang digital di Indonesia mendeklarasikan berdirinya ADEI atau Asosiasi Digital Entrepreneur Indonesia. ADEI nantinya akan berfungsi sebagai hub yang membantu para pelaku industri dan Pemerintah dalam berbagai aspek untuk mempercepat pemanfaatan teknologi digital, sehingga dapat berkontribusi dalam menciptakan digipreneur. 

Demikian disampaikan CEO & Founder Digital Enterprise Indonesia sekaligus Ketua Umum ADEI, Bari Arijono. Menurutnya, deklarasi ADEI ini juga diharapkannya bisa menjadi momentum untuk mempercepat perkembangan perekonomian digital di Indonesia. Tidak hanya dibidang e-commerce, tetapi di seluruh bidang perekonomian.

Sementara itu, CFO Zalora sekaligus Ketua Dewan Pembina ADEI, Frans Budi Pranata, menyatakan bahwa ADEI merupakan wadah untuk memajukan perekonomian Indonesia yang berbasis teknologi digital. Sebab, bila potensi bisnis digital digarap dengan baik. "Para pelaku usaha digital, praktisi digital dan akademisi yang memiliki passion di ranah digital harus bersatu untuk mencapai tujuan tersebut. Karena itu kami membentuk Asosiasi Digital Entrepreneur Indonesia,” ungkapnya.

Deklarasi dilakukan di Marquee, Cyber Tower 2 Jakarta. ADEI mulai digagas pada bulan Oktober 2015 oleh beberapa pelaku industri digital, antara lain Frans Budi Pranata (CFO Zalora Indonesia), Bari Arijono (CEO & Founder Digital Enterprise Indonesia), Handito Joewono (Chief Arrbey & KADIN), Bayu Prawira Hie (Founder IBC & KADIN), Prof. Roy Sembel (Dean IPMI Business School), Alfred Boediman (VP Samsung RIN), Herwinto Sutantyo (XL Digital Business Advisor), Joedi Wisoeda (Ascend Country Director), Michael Abimanyu (Chairman DEI), dan Wilson Partogi (CEO Ladova).

Selain ADEI, di sektor e-commerce telah pula didirikan lembaga sejenis, yaitu idEA (Indonesia E-Commerce Association). Apakah ADEI akan menjadi saingan IDEA, kita lihat saja perkembangannya.