Search
Jumat 21 Juni 2024
  • :
  • :

Balai Monitoring Kominfo Gelar Operasi Gabungan Monitoring Frekuensi HF

MAJALAH ICT – Jakarta. Kepala Balai Monitor Kelas II Kupang diwakili Kepala Seksi Pemantauan dan Penertiban Dominggu Ludji membuka Operasi Gabungan (Opsgab) Monitoring Band HF di Kupang yang dilanjutkan dengan arahan dan petunjuk pelaksanaan kegiatan oleh Kasubdit Monitoring dan Penertiban Spektrum mewakili Direktur Pengendalian SDPPI.

Kegiatan Opsgab dilaksanakan dengan agenda melakukan monitoring bersama band HF khususnya band penerbangan (R) pada pita frekuensi 6525-6685 KHz dan pita frekuensi 11275-11400 KHz serta band Amatir Radio pada pita frekuensi 7000-7200 KHz. Pelaksanaan Opsgab mengacu pada Peraturan Direktur Jenderal SDPPI No. 75/DIRJEN/2015 tentang Panduan Teknis Monitoring Internasional SFR pada Pita High Frequency (HF).

Opsgab merupakan monitoring bersama yang melibatkan 9 (sembilan) UPT untuk menemukenali (pengidentifikasian) penggunaan pita frekuensi penerbangan dan amatir radio yang tidak sesuai peruntukannya. Adapun UPT-UPT yang terlibat adalah 5(lima) UPT dengan stasiun tetap HF-ADF Tanjung Morawa (MSTM)-Medan, Stasiun Tetap HF Cangkudu (MSCK)-Tangerang, Stasiun Tetap HF Pulau Atas (MSPA)-Samarinda, Stasiun Tetap HF Kuanheun (MSKH)-Kupang dan Stasiun Tetap HF Wasur (MSWR)-Merauke serta didukung oleh 4 (empat) stasiun tetap HF dengan Antena terarah Logperiodic antara lain stasiun tetap HF Ciracas-Jakarta, Arcamanik- Bandung, Tawang Indah-Semarang dan Tangkit-Jambi.

Opsgab diharapkan dapat memperoleh Target Operasi stasiun-stasiun radio yang teridentifikasi melakukan pelanggaran yang kemudian akan ditindaklanjuti dengan melakukan Penertiban dan penegakan hukum, juga diharapkan dapat menjawab permasalahan gangguan radio penerbangan (R) band HF yang diadukan pihak Federal Communication Commission (FCC) Amerika Serikat dan gangguan pada band Amatir radio band HF yang diadukan pihak International Amateur Radio Union (IARU).