Search
Selasa 16 April 2024
  • :
  • :

Biaya Produksi iPhone 5S Hanya Rp. 2,2 Juta, iPhone 5C Rp. 2 Juta

MAJALAH ICT – Jakarta. Kehadiran iPhone 5C dan 5S ini di satu pihak disebut mendapat sambutan dengan terjual hingga jutaan unit, sementara pihak lain menilai bahwa peluncuran iPhone 5S dan 5C ini nampaknya tidak begitu mendapat sambutan berarti dari pencinta gadget. Hal itu karena tidak ada perkembangan signifikan, terutama untuk iPhone 5S. Pemindaian sidik jari dirasa tidak terlalu begitu penting dan menarik.

Apalagi, dari soal harga. Untuk iPhone 5C, bahan plastik harusnya membuat produk ini menjadi jauh lebih murah. Dikabarkan, iPhone ini akan dijual pada kisaran Rp. 7 jutaan untuk 16 GB dan Rp. 8 jutaan untuk 31 GB. Produk yang digemar-gemborkan murah ini tidak dapat dikategorikan murah jika dijual pada harga seperti itu, karena untuk ponsel lain, produk dengan harga seperti itu sudah masuk kelas premium. 

Sebenarnya bukan hanya iPhone 5C saja yang mahal, ternyata iPhone 5S juga tidak kalah mahalnya. Meski untuk 16 GB, iPhone 5S akan dijual sekitar Rp. 9 jutaan, namun untuk 64 GB, nampaknya akan dibanderol Rp. 11,5 jutaan.

Mahalnya perangkat iPhone 5S dan 5C yang dinilai banyak pihak, nampaknya wajar. Apalagi jika mengetahu berapa ongkos produksi dari pembuatan ponsel tersebut. Seperti, untuk iPhone 5S 16 GB ternyata ongkos produksi hanya 199 dolar AS, atau sekitar Rp. 2,2 juta saja. Sementara untuk 64 GB, biaya produksinya 218 dolar AS atau sekitar Rp. 2,4 juta saja. 

Sementara, untuk iPhone 5C, biaya produksi antara 173 hingga 183 dolar AS atau sekitar Rp. 2 jutaan. Dengan begitu, dapat dibayangkan berapa Apple mengambil keuntungan, sehingga ponsel yang disebut versi murah dari iPhone ini ternyata tidak murah juga.