Search
Sabtu 13 Juli 2024
  • :
  • :

BigTV Pakai Satelit Lippo atau Jepang?

MAJALAH ICT – Jakarta. Lippo Group baru saja meluncurkan layanan televisi berlangganan berbasis satelit BigTV. Investasi yang digelontorkan pun tidak tanggung-tanggung, mencapai 300 juta dolar AS lebih. Menurut pihak Lippo, besarnya investasi, salah satunya adalah untuk biaya satelit.

Menurut CEO BigTV, Felix Ali Chendra, BigTV yang beroperasi mulai bulan ini akan menggunakan satelit Lippo Star 1 (KU Band MPEG4) yang diluncurkan tahun lalu. Dilengkapi 12 transponder yang keseluruhannya mencakup Indonesia, memungkinkan BigTV menyiarkan lebih banyak saluran televisi, baik SD maupun HD. Bahkan, dengan dukungan 12 transponder tersebut, BigTV mampu melayani hingga 20 juta pelanggan. "Investasi lebih dari 300 juta adalah salah satunya untuk satelit ini," ujar Felix. 

""Namun begitu, dari penelusuran Majalah ICT, didapat informasi bahwa tahun lalu, Lippo Group bekerja sama dengan perusahaan asal Jepang, SKY Perfect JSat Corporation dan Mitsui Corporation, meluncurkan satelit dengan nama teknis JCSAT-13. Satelit ini diluncurkan dari Ariane Launch Complex nomor 3 (ELA-3) milik Arianespace, di Kourou, Guyana, Prancis. Satelit bermasa aktif hingga mencapai 15 tahun.

Satelit ini memiliki bobot 4,350 ton dan dibuat oleh Lockheed Martin Commercial Space System. Lippo Star akan mengorbit di posisi 124 derajat bujur timur, atau kira-kira di atas Jepang. Satelit bermuatan 44 KU-Band transponder ini memiliki daya cakup cukup luas, meliputi seluruh Indonesia, benua Asia, serta wilayah Oceania pada umumnya.

Yang menarik, dari beberapa catatan database satelit ini, posisi satelit ini ada di slot orbit 124 E. Satelit ini sekarang bernama JCSat 4B dengan 44 Ku band. Pemilik dan operator satelit adalah SKY Perfect JSCSat Corporation, dengan tertulis negara Jepang dan bukan Indonesia.