Search
Jumat 19 April 2024
  • :
  • :

Bila Frekuensi AXIS Diambil Pemerintah, Merger XL-AXIS Kemungkinan Batal

MAJALAH ICT – Jakarta. PT XL Axiata Tbk (XL) sepakat untuk mengakuisisi PT Axis Telekom Indonesia (AXIS), melalui penandatanganan Perjanjian Jual Beli Bersyarat (Conditional Sales Purchase Agreement  – CSPA) dengan Saudi Telecom Company (STC) dan Teleglobal Investment B.V. (Teleglobal), yang merupakan anak perusahaan STC. Namun begitu, pengambilan AXIS hanya akan terjadi bila spektrum yang dialokasikan AXIS tidak diambil pemerintah.

Seperti disampaikan dalam rilisnya, VP Corporate Communication XL Turina Farouk, XL menyatakan bahwa penyelesaian transaksi akan dilakukan setelah terpenuhinya kondisi yang disepakati seperti diperolehnya persetujuan dari instansi pemerintah terkait, persetujuan pemegang saham XL melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), tidak ada perubahan dari kepemilikan spektrum.

"Aksi korporasi ini diharapkan dapat mendorong konsolidasi yang akan mendukung pertumbuhan industri telekomunikasi di Indonesia yang lebih sehat secara jangka panjang serta, yang lebih penting lagi, membuat XL mampu untuk memberikan kualitas layanan jaringan yang lebih baik kepada pelanggan," kata Turina.

Akuisisi ini akan memberikan manfaat yang signifikan bagi para pelanggan dan pemangku kepentingan lainnya (stakeholders). Dengan akuisisi ini, pelanggan akan mendapatkan kualitas layanan yang lebih baik termasuk kapasitas dan cakupan jaringan yang lebih luas.

Dalam transaksi ini, XL akan membayar nilai nominal saham yang disepakati dan akan membayar sebagian dari hutang dan kewajiban AXIS. Teleglobal sendiri akan menjual 95% saham di AXIS kepada XL, dimana 100% nilai perusahaan AXIS dinilai sebesar 865 juta dolar AS, dengan catatan buku AXIS bersih dari utang dan posisi kas nol (cash free and debt free). Harga Pembayaran akan digunakan untuk  membayar nilai nominal saham AXIS,, serta membayar hutang dan kewajiban AXIS.