Search
Jumat 6 Maret 2026
  • :
  • :

Bisnis E-Commerce Tak berkembang, Rakuten dan MNC Bercerai

MAJALAH ICT – Jakarta. Perusahaan E-commerce raksasa Jepang, Rakuten, secara resmi mengakhiri kerja sama pemberian layanan e-commerce di Indonesia dengan PT Global Media (MNC). Sebagaimana diketahui, Rakuten Indonesia dibentuk oleh PT Rakuten-MNC setelah penandatanganan perjanjian pada tahun 2010 dimana share kepemilikan adalah 51% Rakuten Jepang dan 49% MNC.

Seperti dilansir Nikkei, rumor tentang hubungan yang tidak terlalu harmonis antara Rakuten dan MNC telah menyebar di antara pemain industri sejak tahun lalu. Rakuten Indonesia, sering dijuluki Rakuten Belanja Online memulai operasi mereka akhir 2010 tidak terlalu lama setelah pengumuman joint venture. Setelah meluncurkan situs web mereka untuk Maret publik 2011, Rakuten mulai menerima komentar negatif dari pedagang tapi itu tidak menghentikan mereka dari meluncurkan produk pada Juni 2011.

Dalam perjalanannya, Rakuten Indonesia seperti hidup segan mati tak mau. Bahkan, Rakuten dikalahkan oleh pendatang baru seperti Lazada, Zalora, BliBli.com dan lainnya. Dengan mengakhiri kemitraan usaha dengan MNC, ini kali kedua Rakuten mengakhiri kemitraan usaha patungan setelah pembubaran operasinya Cina. MNC sendiri telah mengumumkan perusahaan patungan baru dengan Tencent perusahaan terbesar China internet awal tahun ini, membawa produk-produk seperti WeChat ke pasar Indonesia.

Pasar Indonesia untuk e-commerce cukup besar dan berpotensi berkembang. Seperti Multiply.com yang juga mengembangkan usaha hingga penjualan tiket pertunjukkan online. Untuk produk-produk baru seperti BlackBerry Z10, layanan e-commerce juga cukup laris menerima pre-order dan pembelian produk besutan baru BlackBerry tersebut.