MAJALAH ICT – Jakarta. BNI Syariah kembali meraih predikat sebagai The Best Digital Brand Institusi Keuangan kategori KPR Syariah. Penghargaan ini diselenggarakan Majalah Infobank bekerja sama dengan Isentia Research. Ini merupakan kali ketiga BNI Syariah mendapat penghargaan serupa. Penghargaan diterima oleh SEVP BNI Syariah Dhias Widhiyati di acara ”Penganugerahan 5th Infobank Digital Brand of The Year 2016” yang digelar di Hotel Le Meridien, Jakarta.
Penganugerahan tersebut sebagai bentuk apresiasi kepada perusahaan baik dari sektor swasta, perbankan, maupun multinasional. Rangkaian acara yang diikuti dengan seminar bertema kekuatan brand dan media sosial di tengah evolusi pasar pada era digital ini menghadirkan sejumlah tokoh dari Kementerian Informatika dan para petinggi perbankan syariah.
Adapun penilaian didasari beberapa kriteria di antaranya site appearance index (kemunculan berita produk BNI Griya iB Hasanah di website), media appearance index (jumlah kemunculan produk BNI Griya iB Hasanah di media), dan social media sentiment index (jumlah percakapan mengenai produk BNI Griya iB Hasanah di sosial media).
”Selama 2015, BNI Syariah telah menyalurkan pembiayaan BNI Griya iB Hasanah sebesar Rp8,1 triliun dengan kualitas pembiayaan non performing financing (NPF) Griya tetap terjaga pada posisi 2,05%. Alhamdulillah, BNI Syariah dipercaya nasabah dan masyarakat dalam pembiayaan KPR syariah, suatu tantangan bagi kami untuk senantiasa memberikan layanan yang hasanah,” ujar Dhias Widhiyati
Ketertarikan masyarakat dalam property terlihat dari jumlah nasabah KPR yang terus meningkat saat ini di mana pada posisi Desember 2015 jumlah nasabah KPR iB Griya Hasanah lebih dari 41.000 di seluruh Indonesia.
”Portfolio pembiayaan BNI Syariah pada 2015 dari total sebesar Rp17,76 triliun didominasi oleh KPR sebesar 45,33% disusul dengan pembiayaan ritel produktif sebesar 22,27%, komersial 17,23%, dan sisanya 15,17% pembiayaan konsumer lainnya, mikro dan hasanah card,” tuturnya.


















