Search
Selasa 20 Januari 2026
  • :
  • :

Bolt Berlakukan Skema Tarif Baru

MAJALAH ICT – Jakarta. Mendapat sambutan dari publik, Bolt mengubah skema pentarifannya. MEski sebelumnya, pentarifan Bolt ang dianggap naik, mengecewakan masyarakat, Bolt mencoba memahami keinginan penggunanya dan menawarkan tarif baru.""

Tarif baru mulai berlaku 21 Oktober kemarin. Tarif ini menggantikan skema tarif sebelumnya yang diangap dianggap pengguna tidak menarik. Misalnya saja, dengan harga paket Rp. 200 ribu, namun kuota utama menyusut 50 persen. Walau disertai bonus cukup besar, namun kuota bonus tersebut hanya berlaku selama 7 hari saja. Padahal sebelumnya, pulsa Rp. 200 ribu tersebu pengguna Bolt dapat menikmati kuota internet sebanyak 30 GB selama 60 hari.

Menyadari kegelisahan pengguna, Bolt mengganti tarifnya. Dengan harapan, paket baru ini bisa lebih diterima oleh penggunanya. Melalui pentarifan anyarnya, misal dengan harga Rp. 200 ribu, pengguna mendapatkan kuota utama 20 GB, berlaku selama 60 hari, dengan kuota bonus 12 GB yang berlaku selama 30 hari.

Atau untuk pembelian paket Rp. 100 ribu, maka pengguna akanmendapatkan total kuota 14 GB dimana kuota utama yang didapat adalah 6 GB untuk 30 hari dan kuota bonus adalah 8 GB yang harus dihabiskan dalam masa 14 hari.

Untuk pake termurah, Rp. 25 ribu, pengguna mendapatkan kuota total 3GB, dimana kuota utama berlaku 30 hari sebanyak 1GB dan 2GB kuota bonus yang harus dihabiskan dalam masa 7 hari.