MAJALAH ICT – Jakarta. Sistem operasi (OS) nampaknya menyimpan ‘bom waktu’ yang akan menghancurkan Android karena masalah keamanan yang kurang bagus. Apalagi, dari penelitian, dinyatakan tidak ada satupun dari perangkat Andorid yang mampu menangkal malware yang begitu banyak menyerang aplikasi ini.
Seperti penelitian yang dikeluarkan Bluebox, hampir semua perangkat Android yang beredar dalam empat tahun terakhir tak ada satu pun yang tak bisa diterobos oleh malware. Sehingga, tak ada perangkat yang terjual aman dipakai. Dan perangkatnya bukanlah sedikit, melainkan sudah sekitar 900 juta perangkat terjual, dan dari 900 juta tidak ada yang dinyatakan aman.
Menurut CTO Bluebox Jeff Forristal, aplikasi Trojan yang mampu membaca semua data dari pernagkat berbasis Android. "Termasuk Email, SMS, mengambul akun dan juga password," kata Forristal. Ditambahkan, kerentanan disebabkan karena sistem Android yang tak mampu menerapkan standar yang sama dalam memasukkan aplikasi ke dalam Google Play, sehingga lubang ini bisa dimanfaatkan oleh phak lain yang ingin mencuri data pengguna.
Memang, Robot Hijau atau Android saat ini menunjukkan kedigdayaannya. Menurut penelitian terakhir lembaga survei Gartner, Android memiliki 74,4 persen pangsa pasar global pada kuartal pertama tahun ini. Sementara sistem operasi milik Apple, iOS, menduduki posisi dua dengan 18,2 persen. Sementara BlackBerry hanya 3,0 persen dan Microsoft dengan 2,9 persen. 1,5 persen ditempati oleh sistem operasi lainnya.


















