Search
Selasa 20 Januari 2026
  • :
  • :

Bondan Prakoso Jadi Artist Of The Month migme Yang Pertama

MAJALAH ICT – Jakarta. migme, sebuah platform hiburan sosial penyedia layanan chat, konten dan blogging yang tadinya lebih dikenal dengan nama mig33, tanggal 10 Juni 2014 lalu baru saja bertansformasi menjadi migme yang lebih dinamis, fun serta dapat diakses di desktop web dan ponsel pintar lainnya selain feature phone. Dalam transformasi barunya ini migme memilih Artist of The Month untuk bulan Juni 2014 dimana sosok Bondan Prakoso mendapat kehormatan ini. Lewat akun resmi migme milik Bondan: @OfficialBondan, sang rocker akan melakukan interaksi seru dengan para pengguna migme dan penggemarnya lewat berbagai konten eksklusif yang terdapat didalamnya,

Penyanyi yang juga pembetot gitas bass ini mengawali karirnya sebagai penyanyi cilik di tahun 1988, merilis 8 album anak-anak dan meraih puncaknya sebagai idola cilik dimasanya ketika meluncurkan lagu Si Lumba-Lumba di tahun 1992 yang fenomenal. Memasuki masa puber, otomatis selesai sudah karirnya sebagai penyanyi cilik. Namun semangatnya dalam bermusik tidak padam begitu saja. Bondan yang mengagumi grup band rock asal Amerika, Red Hot Chilli Peppers, mulai menyimak lebih dalam akan lagu, permainan musik dan harmonisasi semua alat musik yang dimainkan Anthony Kiedis dan kawan-kawan, terutama pada gitar bass. ia pun langsung jatuh hati dengan permainan ciamik Michael ‘Flea’ Balzary dalam  lagu Soul To Squeeze sehingga mantap memutuskan untuk menjadi pemain bass dalam genre funk rock.

Pria kelahiran 8 Mei 1982 bersama sahabat-sahabat SMPnya yang sealiran dalam bermusik pun membentuk sebuah band pada tahun 1999, bernama Funky Kopral dan merilis album debut Funchopat dan langsung mendapat tempat di hati para pecinta musik Indonesia dengan single menghentak Funchopat dan Cassanova. Tahun 2000, merilis album ke-2 bertajuk Funkadelic Rhythm & Distortion" dengan single Bagian Yang Hilang, tak ketinggalan Drop Dead Down yang menampilkan Ariyo Wahab dan Ombat "Tengkorak". Pengusaha dan musisi Setiawan Djodi pun tertarik dengan kreatifitas bermusik band unik ini dan  mengajak mereka berkolaborasi untuk membuat sebuah album sehingga menelurkan album Misteri Cinta dengan single Tokek, Misteri Cinta, dan Revolusi Biru yang dirilis pada tahun 2003.

Sibuk bermusik, Bondan yang kali itu sudah duduk di bangku kuliah pun sadar bahwa kuliahnya di D3 FIB UI jurusan Sastra Belanda terbengkalai. Ia pun memutuskan keluar dari Funky Kopral untuk fokus menyelesaikan kuliah. Namun musik memang tidak bisa jauh dari anak kedua dari tiga bersaudara ini. Di kampus, ia justru bertemu dengan sesama mahasiswa yang mempunyai jiwa idealis dalam bermusik sama, yaitu Tito Budidwinanto a.k.a. Titz Gomez. Pertemanan mereka pun berlanjut kepada rencana yang lebih serius tentang musik. Setelah menyelesaikan kuliah, mereka mematangkan rencana dan membuat sebuah proyek musik unik dengan nama Bondan Prakoso & Fade2Black, merupakan kolaborasi unsur musik rap dengan beragam jenis musik. Di tahun 2005 mereka pun merilis album perdana Respect dengan single pertama Bunga, yang disusul dengan album Unity pada 2007 dengan single hit Keroncong Protol.

Setelah rehat cukup lama, ditahun 2010 kembali merilis album ke-3 For All dengan single fenomenal Ya Sudahlah yang merupakan puncak kesuksesan dari project kolaborasi ini. Album ke-4 pun dirilis tahun 2012 yang merupakan penggabungan dari 3 album terdahulu, yaitu Respect & Unity For All, dengan single Tak Terkalahkan dan Tak Sempurna. Bondan dan kawan-kawan pun menyatakan vakum pada tanggal 13 September 2013 yang bertepatan dengan dirilisnya single terakhir mereka, Manusia Sejuta Perkara.

Pada tanggal 11 Oktober 2013, Bondan akhirnya memutuskan untuk kembali bersolo karir dan resmi menyatakan statusnya sebagai musisi indie yang mengusung musik rock sekaligus memperkenalkan nama panggung barunya: Mr. LD (Mr. Legendary Dreamer) serta merilis single berjudul I Will Survive dalam naungan label miliknya sendiri, VOLD Record yang tak dikiranya mendapat sambutan yang cukup hangat. Tahun ini, Bondan kembali merilis mini album yang berjudul Generasiku dengan single pertama berjudul sama, berisikan seruan kepada para generasi muda untuk melakukan pergerakan dengan menyatukan cinta dan rasa, demi menyapa harapan.

Selama malang-melintang di blantika musik Indonesia, baik solo maupun grup, Bondan kerap mendapatkan berbagai penghargaan bergengsi seperti AMI Award juga berbagai penghargaan lainnya. Ini merupakan bukti bahwa dalam berkreasi, Bondan tidak tanggung-tanggung dan ingin selalu memberikan yang terbaik bagi para penikmat musik syang kerap mendapat respon positif. Berbagai ajang bergengsi baik dalam dan luar negeripun sering menjadikan Bondan sebagai bintang tamu dan tampil untuk berbagai macam pagelaran. “Pemilihan Bondan Prakoso memang tidak sembarangan. Dilihat dari prestasinya, Bondan Prakoso merupakan sosok yang inspiratif bagi kaum muda dan cocok untuk dijadikan Artist Of The Month migme untuk bulan Juni ini, dan para pangguna migme dapat berinteraksi secara positif dengan lebih leluasa. Dengan adanya transformasi mig33 menjadi migme, jangkauan untuk penggunanya menjadi jauh lebih luas dan kini dapat diakses baik di web maupun android selain di feature phone,” terang Kiki Rizki, Country Manager & Head of Global PR/Partnership migme

Bondan pun menyambut penunjukan ini dengan gembira. "Wow. Saya merasa terhormat sekali dipercaya menjadi Artist Of The Month bulan Juni 2014, terima kasih migme! Suatu keuntungan tersendiri buat saya pribadi, apalagi dapat berbagi informasi seputar aktivitas saya dengan sekitar 45 juta pengguna migme di seluruh Indonesia, juga di dunia!” ujar Bondan dengan antusias. "Bagi saya hal terpenting adalah dapat memanfaatkan dan mengoptimalkan sebuah media komunikasi, dapat menyebarkan pesan dan semangat positif kepada sebanyak mungkin orang, yang Insya Allah bermanfaat, lewat lisan ataupun karya. Jadi, jangan lupa follow akun saya @OfficalBondan di migme ya!” ajak putra dari pasangan Lily Yulianingsih dan Sisco Batara ini.

Bondan berjanji akan berikan yang terbaik bagi para pengguna migme agar dapat berinteraksi dengan lebih seru setelah resmi mengaktifkan akun mini-blognya tersebut yang dapat diakses di http://mig.me/u/officialbondan, dan telah menyiapkan beragam aktifitas seru untuk para penggemarnya juga para pengguna migme yang berjumlah lebih dari 70.000.000 di seluruh dunia, termasuk 35 juta pengguna di Indonesia.

Tak hanya Bondan yang bertransformasi, migme merupakan hasil transformasi dari mobile social network terkemuka mig33. Kini, layanan chat, konten dan blogging migme juga dapat diakses di ponsel pintar berbasis Android maupun di web, dimana pada tahun ini akan segera hadir di ponsel berbasis J2ME juga pada ponsel pintar dengan operating system lainnya

Chief Executive Office migme dan salah satu pendiri merek mig33, Steven Goh, mengatakan, "Layanan migme yang baru menggunakan model fan base yang memungkinkan pengguna mem-follow satu sama lain, dan akan ada reward dengan skema seperti game. Ini mereplikasi kesuksesan kami sebelumnya dengan layanan miniblog, chat, chatroom, hadiah virtual dan game – serta memberikan kesempatan bagi kami untuk bekerja sama dengan para selebriti seperti Bondan Prakoso, media, pemilik merek, pengembang game dan mitra-mitra lainnya, dengan cara berbeda dibandingkan perusahaan sejenis yang memberikan layanan social dan messaging lainnya.”