Search
Selasa 21 Mei 2024
  • :
  • :

BRTI: Guard Band 2,5 GHz Bisa Dimaksimalkan Bagi Operator yang Layak

MAJALAH ICT – Jakarta. Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) menegaskan penataan frekuensi 800 MHz yang selama ini digunakan untuk layanan komunikasi berbasis teknologi "Code Division Multiple Access" (CDMA) sudah melewati proses panjang hingga diterbitkannya Peraturan Menkominfo tentang Penataan Pita Frekuensi. Dan untuk pemerintah memang sengaja melepas guard band sebesar 2,5 GHz ke salah satu pemilik lisensi.

Demikian disampaikan Anggota BRTI M. Ridwan Effendi. Menurutnya, regulator juga ingin mengoptimalkan ketersediaan frekuensi di 800 MHz agar operator yang ingin menggelar U900 bisa maksimal memberikan layanan. Salah satunya dengan melepas guard band antara band A dan Band B sebesar 2,5 MHz ke salah satu pemilik lisensi. Guard band berfungsi sebagai penyekat guna mencegah timbulnya gangguan sinyal atau interferensi, di mana masing-masing pemilik frekuensi memiliki guard band koordinasi sebesar 1,6 Mhz di luar 2,5 Mhz.

"Guard band 1,6 MHz itu dibayar BHP patungan oleh dua pemegang lisensi yang berdampingan. Masing-masing sebesar 0,8 Mhz. Rencananya yang 2,5 Mhz untuk guard band bisa dimaksimalkan oleh pemegang lisensi yang dianggap layak. Sedangkan untuk metode pengalokasiannya ada dua alternatif yakni dilelang atau dialokasikan langsung untuk pemegang lisensi yang sudah ada dengan kriteria percepatan pembangunan," katanya.

Ditegaskan Ridwan, penataan frekuensi 800 MHz itu sudah direncanakan sejak dua tahun yang lalu. "Wacana ini sudah lama dilontarkan di media massa. Jadi, bukan tiba-tiba," yakinnya.

Dari perkembangan, Smart Telecom akan ditempatkan berdampingan dengan Bakrie telecom, sementara Telkom berdampingan dengan Indosat. Telkom sendiri akan melimpahkan pelanggan Flexi nya kepada Telkomsel, anak usaha Telkom. 

"Indosat sepertinya akan mengikuti jejak dari Telkom dengan mengalihkan pelanggan Flexi ke seluler. Prosedurnya tinggal mengajukan izin. Sedangkan untuk pembayaran Biaya Hak Penggunaan frekuensi bagi operator di Band B menyamai layanan 3G, sementara di Band A sedikit lebih murah," pungkas Ridwan.