Search
Kamis 23 Mei 2024
  • :
  • :

BRTI: Masa Bulan Madu Masyarakat Berikan Data Pengguna Abal-Abal Kartu Prabayar Selesai!

MAJALAH ICT – Jakarta. Dalam penggunaan SIM card yang bersifat prabayar, dalam kurun waktu 9 tahun terakhir, masyarakat diberi keleluasaan untuk mendaftarkan nama, alamat serta  no KTP sesuka hati. Namun, bulan madu tersebut nampaknya sudah selesai. Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) secara tegas menyatakan bahwa pemberian data abal-abal harus diakhiri. Ke depan para pengguna diharap memberikan data dengan benar.

Demikian disampaikan Anggota BRTI Riant Nugroho saat penjelasan kepada pers dalam acara yang digelar ATSI menyongsong pemberlakuan pola registrasi kartu prabayar baru per 1 Agustus mendatang. "Masa bulan madu masyarakat memberikan data sesukanya selesai! Ke depan kita songsong masyarakat modern, dimana mekanisme know your customer (KYC) dimulai," tnadas Riant.

Menurut Riant, dengan mengetahui data pengguna secara akurat, maka hal itu amat sangat berguna bagi perkembangan industri telekomunikasi ek depannya. "Begitu registrasi berjalan baik, data ada, terjadi kondisi know your customer (KYC). Begitu KYC jalan, kita menggandeng Bank Indonesia untuk menjalankan mobile money. Layanan mobile money masih terkendala karena sektor telekomunikasi belum menjalankan know your customer," tambahnya.

Dengan pengembangan mobile money, katanya, ini akan mendorong financial inclusion. "Operator telekomunikasi bisa meraup 60 persen dari pasar mobile money. Kita tidak punya waktu lagi karena 2014 sudah mulai dan 2015 sudah dimulai juga AFTA. Dan di 2015, mobile money harus menjangkau 30 juta menengah ke bawah yang unbankable, tidak tersentuh perbankan. Ini adalah tugas kebangsaan," tandasnya.