Search
Minggu 18 Januari 2026
  • :
  • :

Cortana Siap Hadir di Windows 9

MAJALAH ICT – Jakarta. Setelah mengisi Windows Phone 8.1, ssisten pribadi virtual Cortana siap hadir di platform PC. Microsoft berencana, mengintegrasikan Cortana di Windows 9 yang bakal dirilis pada tahun depan. Windows 9 yang dikenal dengan codename Windows Threshold ini kemungkinan besar bakal meluncur pada musim semi 2015. Namun, versi developer preview-nya akan dirilis akhir 2014. Selain membawa Cortana, tombol Start beserta Start Menu khas Windows 7 ke bawah juga bakal dihadirkan Microsoft.

Laporan mengenai kehadiran Cortana di Windows 9 pertama dipublikasikan oleh Neowin, blog khusus yang membahas produk Microsoft. Hal tersebut kemudian diperkuat oleh The Verge, yang mengkonfirmasi dari seorang sumber bahwa informasi tersebut adanya.

Fitur Cortana sendiri di Windows 9 tak jauh berbeda dengan di platfrom Windows Phone 8.1. Fitur utama dari Cortana ini ialah menjalankan sejumlah tugas penting di smartphone hanya dengan perintah suara penggunanya. Hal itu mencakup, melakukan pencarian di internet, membuat kalender jadwal dan tugas, mengatur alarm, mengetik pesan atau email, membuat panggilan telepon, mengaktifkan aplikasi lain, dan masih banyak lagi.

Sebagaimana diketahui, dengan menggunakan model matematika, Microsoft Cortana berhasil memprediksi dengan jitu bahwa Jerman akan dapat mengatasi Argentina dalam pertandingan babak final Piala Dunia FIFA 2014. Prediksi yang akurat ini menjadikan Cortana disebut sebagai ‘peramal’ yang akurat.

Prediksi merupakan bagian dari usaha secara lebih luas untuk memberikan pengguna tidak hanya hasil pencarian yang relevan, tapi informasi mengenai hal yang menarik yang membuat pengguna datang kembali ke Bing, demikian dikatakan Craig Beilinson, Direktur Microsoft untuk Komunikasi Konsumen. "Babak kualifikasi menjadi hal yang menakjubkan bagi kami dimana semua prediksi adalah benar," kata Beilinson sebagaimana dilansir Quartz.

Ditambahkannya, ini merupakan percobaan ilmu pengetahuan yang menyenangkan dengan menggunakan komputer. "Kami berpkiri banyak mengenai apa yang bisa kita ambil. KAmi harap hal ini menyenangkan bagi orang-orang lebih dari sekadar hasil pencarian, untuk emncari informasi yang dapat mereka ikuti," lanjutnya.

Menurut Beilinson, ini merupakan pertama kalinya publik tidak bersifat buta dalam menyaksikan pertunjukkan favorit. "Kami punya hasil yang menakjubkan dari perspektif akurasi dari berbagi pertunjukkan yang membuat kami yakin untuk mencoba hal lainnya lagi," ujarnya. Beberapa pertunjukkan televisi juga telah dicoba oleh layanan prediksi Microsoft ini seperti The Voice, American Idol, dan Dancing With the Stars.