Search
Sabtu 13 Juli 2024
  • :
  • :

Dell Umumkan Konvergensi Portofolio Infrastruktur

MAJALAH ICT – Jakarta. Dell mengumumkan diferensiasi terbaru dari konvergensi portofolio infrastrukturnya untuk membantu konsumen dari skala yang berbeda untuk menjawab serangkaian tantangan umum yang berkaitan dengan infrastruktur TI yang kompleks, tidak efisien dan kaku yang ada saat ini. 

Solusi terbaru ini dapat disesuaikan untuk aplikasi dan beban kerja tertentu, dan kini Dell menghadirkan teknologi konvergensi kelas enterprise untuk kelompok konsumen baru, yaitu kantor cabang perusahaan-perusahaan dan usaha kecil dan menengah (UKM). Dell memimpin dalam upaya membantu konsumen dari industri yang berbeda-beda dengan serangkaian solusi konvergensi dan integrasi yang telah terkonfigurasi sebelumnya, yang masing-masing dirancang untuk menjawab kebutuhan umum para pelanggan dari indutri yang berbeda-beda ini akan kemudahan dan kecekatan.

Prediksi IDC1 terbaru mengungkapkan bahwa pengeluaran untuk sistem konvergensi akan tumbuh mencapai tingkat gabungan tahunan lebih dari 54 persen sepanjang periode 2011-2016. Hal ini disebabkan oleh biaya yang lebih murah dan efisiensi terkait operasional dan manajemen TI, penyederhanaan keterlibatan vendor, dan waktu produktivitas yang lebih cepat dengan pembaharuan (update) sistem TI. "Inovasi berdasarkan masukan konsumen yang dilakukan Dell didorong pemahaman mendalam kami tentang realitas bisnis yang mempengaruhi konsumen dewasa ini, kemudian kami menerjemahkan tren-tren tersebut melalui penyediaan arsitektur TI modern yang disusun dan dirancang untuk kebutuhan berbagai perusahaan yang berbeda, tidak ada satu solusi yang cocok untuk semua," ungkap Frannata Suryanto, Enterprise Solution Director, Dell Indonesia.

"Solusi-solusi baru yang kami perkenalkan hari ini menunjukkan pendekatan Dell yang berbeda dalam mengembangkan solusi untuk konsumen dari skala yang berbeda, mulai dari kantor kecil yang hanya memiliki lima orang pegawai sampai pusat data perusahaan besar," kata Frannata.

Menurut hasil riset yang dilakukan oleh Dell dan Intel pada tahun 2013, usaha-usaha kecil dan startup di AS lebih optimis dan memiliki rencana untuk mengembangkan perusahaan mereka dalam waktu dekat dan mempertimbangkan akses teknologi sebagai kunci keberhasilan pertumbuhan. Meski mereka mengantisipasi akan terjadi pertumbuhan, sebagian besar perusahaan yang disurvei menyatakan bahwa teknologi mendukung kegiatan operasional harian, sementara hanya sebagian yang memandang teknologi sebagai aset strategis.

Namun solusi teknologi yang sering dimanfaatkan oleh para konsumen, terutama dalam industri kesehatan, ritel dan perbankan dan channel partner tidak memiliki fleksibilitas, skalabilitas, dan kemudahan pengelolaan yang diperlukan sebuah usaha untuk tumbuh secara efisien dan bersaing dengan organisasi-organisasi yang lebih besar. Tradisi Dell dibangun dari keberhasilan menyediakan solusi TI yang dapat disesuaikan untuk konsumen dari berbagai ukuran. "Berkaitan prinsip fokus pada konsumen tersebut, Dell memperkenalkan PowerEdge VRTX, sebuah Private Cloud in a Box dan solusi TI terintegrasi pertama yang dirancang khusus untuk lingkungan kantor jarak jauh dan berskala kecil dengan kemampuan sekelas enterprise dalam desain yang hemat tempat dan bisa diletakkan di samping meja," ungkap Frannata.