Search
Kamis 23 Mei 2024
  • :
  • :

Dipakai untuk Lambungkan Isu Sensitif dan Agama, Malaysia Kaji Penutupan Facebook

MAJALAH ICT – Jakarta. Kerajaan akan mengkaji rencana untuk menutup laman media sosial Facebook di negara tersebut. Penutupan dilakukan jika mendapat dukunganngan masyarakat.

Menteri Komunikasi dan Multimedia Malaysia Datuk Seri Ahmad Shabery Cheek mengatakan, kajian tersebut akan dilaksanakan dalam bentuk pemungutan suara dari berbagai tingkat lapisan masyarakat di negari jiran ini. "Saya ingin dengar pandangan masyarakat karena aduan paling besar kita terima adalah melalui Facebook," katanya sebagaimana dilansir Sinarharian.com. "Sekiranya masyarakat berpendapat bahwa laman web itu perlu ditutup, kita akan melakukannya," tambahnya.

Keluhan terhadap Facebook dikarenakan jejaring sosial ini digunakan sebagai media untuk mengedepankan isu-isu sensitif rakyat dan negara, yang mana didalamnya melibatkan masyarakat dan agama.

Dijelaskan Ahmad Shabery, pemungutan suara tersebut akan dilaksanakan untuk mengetahui pendapat pengguna laman sosial berkenaan sekiranya Facebook ditutup. "Tetapi apakah ini pilihan yang kita pilih? Masalah ini perlu kita kaji dan perlu mendapat pandangan masyarakat sebab kita mempunyai lebih kurang 15 juta akun Facebook di negara kita," katanya.

Diakui, Facebook juga turut berperan menjadi platform bagi rakyat negara tersebut menjalankan bisnis, di samping merapatkan hubungan silaturahim kekeluargaan.