Search
Selasa 21 Mei 2024
  • :
  • :

Dipastikan, Nokia Tidak akan Digunakan Lagi untuk Merek Ponsel

MAJALAH ICT – Jakarta. Proses akuisisi Nokia oleh Microsoft telah selesai. Salah satu yang menjadi teka-teki dari kelanjutan proses akuisisi tersebut adalah adalah soal penamaan Nokia. Sebelumnya dikabarkan bahwa  Microsoft akan mengganti nama Nokia menjadi Microsoft Mobile. Bukan hanya Nokia namanya diganti, namun juga logo Nokia yang sudah melegenda tersebut.

Teka-teki tersebut kini terkonfirmasi. Adalah Stephen Elop, Executive VP Microsoft Devices, yang menjawab hal itu. Mantan CEO Nokia ini mengatakan bahwa brand Nokia akan segera berakhir. Hal itu dikatakan Elop saat di hari pertamanya bekerja dan menjawab pertanyaan "Ask Me Anything” di blog perusahaan.

"Microsoft Mobile merupakan perusahaan yang secara legal dibuat untuk memfasilitasi merger. Dan bukan merek yang akan dilihat pengguna. Brand Nokia tersedia untuk Microsoft gunakan pada ponsel pada periode waktu tertentu, tapi Nokia sebagai merek ke depannya tidak akan digunakan lagi untuk ponsel. Saat ini sedang dalam proses menyeleksi brand dari smartphone baru," kata Elop.

Isu pasca merger memang bukan hanya soal merek Nokia saja. Sebab dikabarkan pula bahwa Kantor Pusat Nokia nantinya akan pindah dari di Keilalahdentie ke Keilaranta di Espoo, meski masih tetap di Finlandia. Dengan akuisisi ini Microsoft akan memiliki semua hak, keuntungan dan obligasi dari divisi Nokia serta bisnis servis termasuk perjanjian dengan suplier.