Search
Rabu 24 Juli 2024
  • :
  • :

Dipo Alam: SBY Minta Jangan ada Akal-Akalan dalam Kasus Indosat-IM2

MAJALAH ICT – Jakarta. Kasus dugaan penyalahgunaan frekuensi oleh Indosat-IM2 yangtelah divonis bersalah oleh Majelis Hakim Tipikor beberapa waktu lalu, emndapat tanggapan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Seperti disampaikan Sekretaris Kabinet Dipo alam, Presiden meminta kasus ini jangan menjadi ajang salah satu pihak mengambil keuntungan.

Dijelaskan Dipo, SBY sudah menerima surat keberatan dari Serikat Pekerja Indosat dan pemerintah Qatar. Selain itu, Presiden juga sudah menerima laporan dari Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring dan Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi. 

"Presiden tidak akan memberikan penilaian proses hukum yang sudah berjalan itu salah atau benar. Namun, selaku kepala pemerintahan, Presiden tidak menghendaki adanya akal-akalan untuk menguntungkan satu pihak dengan merugikan pihak yang lain," ungkap Dipo Alam.

Sebagaimana diketahui, Majelis hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), telah memvonis mantan Direktur Utama IM2 Indar Atmanto 4 tahun penjara dan denda Rp 400 juta subsider 3 bulan. Selain itu, mereka juga meminta IM2 membayar uang pengganti Rp 1,358 triliun dalam waktu setahun.  Indar divonis bersalah karena meneken kerjasama penggunaan bersama frekuensi 2,1 Ghz dalam jaringan 3G/HSPA milik Indosat untuk akses internet broadband.