MAJALAH ICT – Jakarta. PT Telekomunikasi Indonesia baru akan menentukan Direktur Utama Telkom yang baru pada 20 Desember mendatang. Saat ini, pemerintah sedang melakukan analisis menyeluruh terhadap siapa yang layak menjadi Dirut pengganti Arief Yahya, yang kini menjadi Menteri Pariwisata tersebut.
Disampaikan Menteri Negara BUMN Rini Soemarno, ada beberapa yang harus dimiliki claon pengganti Arief Yahya. Utamanya, katanya ,adalah kemampuannya memimpin. "Ada syarat tertentu yang harus dipenuhi sebagai Dirut Telkom. Yang paling utamanya adalah kemampuannya sebagai pemimpin. Kemampuan teknis itu bisa didapat, tetapi kemampuan memimpin, integrasi itu sangat penting," ungkap Rini.
Menurut mantan Ketua Tim Transisi ini, selain syarat utama, tentu ada syarat tambahana. Termasuk bersih atau tidaknya orang tersebut, serta nasionalis. "Perlu punya kemampuan melakukan perubahan, bersih atau tidak, kemampuan itu yang diutamakan. Nasionalisme itu juga harus pasti," tambahnya.
Penetapan Dirut Telkom akan dilakukan pada rapat umum pemegang saham (RUPS) Telkom yang rencananya akan dilakukan 20 Desember 2014. Sehingga, ungkap mantan Menteri Perdagangan di era Megawati ini, pihaknya harus sudah menetapkan nama Dirut sebelum tanggal tersebut.

















