MAJALAH ICT – Jakarta. Setelah didera dan disandera isu keamanan dengan bocorkan foto-foto pribadi para selebritas dunia, Apple meluncurkan bagian baru khusus privasi di situsnya. Tujuannya adalah untuk mendidik pengguna bagaimana mengenai sejauh mana Apple melindungi penggunanya. Portal ini juga menawarkan tips tentang pengelolaan privasi dan pengamanan data, serta informasi tentang bagaimana penawaran dari Apple maupun permintaan data dari instansi pemerintah.
Peluncuran portal ini bertepatan dengan penerbitan versi terbaru dari kebijakan privasi yang sebenarnya Apple. Pembaruan ini mencakup fitur-fitur baru dari iOS 8 dan memberikan kejelasan tentang bagaimana informasi seseorang saat ini sedang dikumpulkan dan digunakan oleh Apple termasuk juga oleh pihak ketiga. Apple menegaskan tidak ada perubahan ini berlaku surut, tetapi pengguna harus membacanya jika merupakan pengguna Apple. Privasi ini tersedia berdasar negara dan bahasa, sehingga dipastikan pengguna membaca versi yang sesuai.
Menurut CEO Apple, Tim Cook,keamanan dan privasi merupakan dasar untuk desain dari semua perangkat keras dan perangkat lunak produk Apple. tim mendorong pengguna untuk sedapat mungkin memanfaatkan dua langkah verifikasi dan menjamin pengguna bahwa model bisnis Apple tidak mengumpulkan data pengguna berdasarkan konten email atau kebiasaan browsing situs
"Kami tidak ‘menguangkan’ informasi yang Anda simpan di iPhone atau di iCloud. Dan kita tidak membaca email atau pesan Anda untuk mendapatkan informasi apa yang cocok dipasarkan ke pengguna.Perangkat lunak dan layanan kami dirancang untuk membuat perangkat kami lebih baik. Polos dan sederhana," seru Tim. Apple juga mengklaim bahwa pada perangkat yang menjalankan iOS 8 atau lebih tinggi, tidak mungkin lagi untuk mengambil data, bahkan dengan melalui pencarian.

















