Search
Minggu 16 Juni 2024
  • :
  • :

Disebut Kementerian Kominfo Terkena Ransomware WannaCry, RS Harapan Kita Membantah

MAJALAH ICT – Jakarta. Malware pemerasan diungkapkan Kementerian Komunikasi dan Informatika telah menyerang dua rumah sakit besar di Jakarta, RS Dharmais dan RS Harapan Kita. Ransomware WannaCry disebutkan telah menggangu aktivitas rumah sakit dan meminta tebusan atas data yang telah dienkripsi para pemeras cyber tersebut. Namu begitu, hal itu dibantah oleh satu satu rumah sakit, RS Harapan Kita.

Disampaikan Direktur Penunjang RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita dr. Lia G. Partakusuma, SpPK, malware WannCry tidak menyerang sistem komputer di rumah sakit tersebut. “”RS Dharmais ya, RS Harapan Kita enggak, Alhamdulillah,” katanya.

Menurut Lia, pihaknya sudah melakukan pencegahan serangan malware, dengan menjalankan imbauan dari PERSI bagaimana cara mencegah serangan virus ini. “Kami berupaya melakukan berbagai pencegahan sebab virus ini merugikan pasien,” tandasnya.

Sebelumnya, melalui keterangan tertulis para media, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Semuel A. Pangerapan menyampaikan serangan siber WannaCry ini bersifat tersebar dan masif serta menyerang critical resource (sumber daya sangat penting), maka serangan ini bisa dikategorikan teroris siber.

“Di Indonesia, berdasarkan laporan yang diterima oleh Kominfo, serangan ditujukan ke Rumah Sakit Harapan Kita dan Rumah Sakit Dharmais.  Dengan adanya serangan siber ini kami minta agar masyarakat tetap tenang dan meningkatkan kehati hatian dalam berinteraksi di dunia siber,” katanya sebagaimana dilansir dari laman resmi Kominfo.

Semmy menjelaskan serangan siber yang menyerang Indonesia berjenis ransomware. Ransomware adalah sebuah jenis malicious software atau malware yang menyerang komputer korban dengan cara mengunci komputer korban atau meng-encrypt semua file yang ada sehingga tidak bisa diakses kembali. Tahun ini sebuah jenis ransomware baru telah muncul dan diperkirakan bisa memakan banyak korban. Ransomware baru ini disebut Wannacry. Wannacry ransomware mengincar PC berbasis windows yang memiliki kelemahan terkait fungsi SMB yang dijalankan di komputer tersebut. Saat ini diduga serangan Wannacry sudah memakan banyak korban ke berbagai negara. Oleh karena itu penting untuk melakukan serangkaian tindakan pencegahan dan juga penanganan apabila terjadi insiden.