Search
Jumat 19 Juli 2024
  • :
  • :

DOKU dan DyCodeEdu Beri Penghargaan pada Pemenang Kompetisi IoT Challenge

MAJALAH ICT – Jakarta. DOKU, payment enabler, penyedia solusi pembayaran elektronik lokal, didukung oleh DyCodeEdu pada baru-baru ini mengadakan Indonesia Internet of Things (IoT) Challenge di Bandung pada tanggal 9 Mei – 28 Juni 2016. Kompetisi ini diadakan sebagai salah satu inisatif DOKU untuk membuat ‘Gerakan Digital Indonesia’ demi memicu kreativitas dan antusias developer muda Indonesia dalam membuat solusi IoT dan produk kreatif digital lainnya yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

Sebagai bagian dari Indonesia IoT Developer Day 2016, kompetisi Indonesia Internet of Things (IoT) Challenge diikuti oleh 56 kelompok peserta. Ricky Richmond Aldien, VP Consumer Product, DOKU mengatakan, “melalui kompetisi Indonesia IoT Challenge ini, DOKU ingin generasi muda Indonesia untuk mengembangkan ide-ide kreatifnya dalam menciptakan solusi produk digital dengan pemikiran yang no limit atau tak terbatas. Kami juga ingin berbagi pengetahuan mengenai Internet of Things, sehingga para peserta dapat belajar bagaimana memonetasi produk dan solusi IoT mereka. Misalnya dengan berintegrasi dengan uang elektronik DOKU, sehingga produk dan solusi tersebut dapat diimplementasikan dan dikembangkan secara bisnis.”

Dewan juri yang terdiri dari Ricky Richmond Aldien, VP Consumer Product, DOKU, Andri Yadi, DyCode CEO & DycodeX, CEO Microsoft MVP, Azure, Firstman Marpaung, Vice President Microsof User Group Indonesia, Agung Aswamedha, CEO Bandung Digital Valley, Muhammad Ibnu Fadhil, Founder Gravicode, Martin Kurniadi, Founder Geeknesia, dan Indra Wibawa, Committee IoT for Bandung, telah berhasil memilih 10 proyek terbaik dengan peringkat angka tertinggi dan kemudian disaring menjadi 4 pemenang di acara Indonesia IoT Expo 2016.

Keempat pemenang yang lolos seleksi DOKU, DyCodeEdu, dan tim dewan juri adalah, untuk pemenang pertama tim X-Igent dengan proyek TopPay mendapakan hadiah senilai Rp.15 juta dan tiket perjalanan ke acara IoT internasional, pemenang kedua tim The-EX dengan proyek PEDER (Smart Pet Feeder) mendapatkan hadiah senilai Rp.10 juta, pemenang ketiga adalah tim TANIBOX dengan proyek The Kyuri Planner mendapatkan hadiah senilai Rp.7,5 juta dan yang menjadi pemenang favorit yaitu tim VATRIOT dengan proyek DYRECS (Dynamic Residential Control System) mendapatkan hadiah senilai Rp5 juta. 

Dalam kesempatan ini juga, DOKU dan DyCodeEdu juga mengajak para blogger Indonesia untuk menyebarluaskan informasi mengenai IoT Challenge ini melalui Blogging Competition Challenge. Para blogger ditantang untuk mengkontribusikan ide-ide perangkat IoT yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar, dan mereka yang menyinggung sistem pembayaran digital akan mendapat penilaian lebih. Pemenang pertama Adis Takdos, dengan tulisannya, “Backpack Impian Para Backpacker” mendapatkan hadiah senilai Rp3 juta, sedangkan pemenang kedua, Meta Maftuhah, melalui “IoT Teknologi Bagi Pemasar Sayur Organik” mendapat hadiah senilai Rp.2 juta.

Dyan Raditya Helmi, Chairman of Indonesia IoT Developer Day mengatakan, “Kami sangat senang dan bangga dapat bekerjasama dengan DOKU sebagai perusahaan payment enabler swasta pertama dan terbesar di Indonesia. Terutama kami senang mendapat dukungan yang baik dari DOKU dalam acara Indonesia IoT Developer dan Blogger Challenge untuk mencari bibit-bibit unggul generasi muda Indonesia yang mampu menciptakan inovasi digital baru bagi kehidupan masyarakat luas.”