Search
Rabu 17 April 2024
  • :
  • :

E-Magazine PropertiKini Terbit Kembali

MAJALAH ICT – Jakarta. Majalah digital PropertiKini terbit kembali. Begitu banyak hal dibahas dalam edisi yang dapat diakses melalui http://properti.indokini.co.id ini. Terutama sekali dengan kodisi Indonesia yang waspada sehubungan dengan menurunnya nilai tukar rupiah terhadap dolar.

""

Menurut Pemimpin Redaksi PropertiKini Arif Pitoyo, mengutip apa yang dikatakan pebisnis properti senior Indonesia Ciputra,  kondisi bisnis di properti sedang dalam kondisi waspada. Alasannya, saat ini kondisi perekonomian Indonesia sedang dalam gejolak. Gejolak tersebut terkait dengan kondisi suku bunga bank yang relatif tinggi akibat melemahnya rupiah terhadap dollar Amerika Serikat.

"Saya terus terang khawatir kalau kondisi ekonomi kita akan terus memburuk. Kalau pertumbuhan ekonomi Indonesia masih di atas lima persen, bisa dikatakan bahwa kondisi ekonomi Indonesia masih bagus," kata Arif. Keberlangsungan bisnis properti ini tak hanya tergantung pada tingkat suku bunga dan gejolak kurs rupiah, namun juga tergantung pada harga dan keberlangsungan bahan baku. Oleh karena masih dalam kondisi waspada, ada baiknya pelaku usaha menerapkan sistem wait and see.

"Wait and see ini artinya menunggu sampai ada momen perekonomian membaik. Membaiknya situasi perekonomian juga terkait dengan situasi politik. Ada baiknya jika pelaku usaha dan pemodal menunggu hingga momen Pemilu 2014, sedangkan dalam jangka pendek bisa menunggu sampai nilai tukar rupiah menjadi stabil," jelas Arif. 

Kehadiran majalah PropertiKini secara elektronik ini diharapkan bisa menjadi acuan bagi pebisnis properti yang akan mulai menanamkan investasinya atau pun memperluas usahanya. "Agar pembaca juga hilang dahaganya akan isu-isu mikro dan makro mengenai properti di Indonesia," harap Arif.