Search
Kamis 18 April 2024
  • :
  • :

Erik Meijer Resmi Jadi Direktur di Garuda Indonesia

MAJALAH ICT – Jakarta. Erik Meijer resmi menjabat sebagai salah satu direksi Garuda Indonesia. Demikian hasil RUPST Garuda yang dihelar hari ini. Erik mantan Direktur and Chief Commercial Officer PT Indosat Tbk diangkat sebagai direktur tidak terafiliasi. Meski belum ada pembagian tugas, Erik disebut-sebut akan menggantikan Elisa Lumbantoruan dengan 98% suara.

Menurut Sekretaris Kementerian BUMN Imam Apriyanto Putro, sementara ini belum ada pembagian tugas khusus bagi semua direksi, kecuali posisi direktur utama yang telah dijabat Emirsyah Satar. "Nanti akan dilakukan rapat lagi di internal untuk menentukan siapa direktur keuangan, direktur pemasaran, dan lain-lain,” jelasnya.

Direktur Utama Garuda Emirsyah Satar menyebutkan bahwa RUPST menyetujui penunjukan Erik Meijer menjadi Direktur. Dalam RUPST ini juga disepakati penggantian dua orang komisaris dan satu orang direktur, dan kesepakatan diambil dari 98% suara. "Meski saya belum terlalu mengenal Erik Meijer. Karena menerima penugasan pemegang saham, kita harus bisa kerja sama,” katanya. 

Diberitakan sebelumnya, Cheif Marketing Officer PT Indosat Erik Meijer dipastikan akan bergabung dengan BUMN penerbangan, PT Garuda Indonesia. Kepastian ini disampaikan oleh Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan. Ini artinya, Erik akan mengisi posisi yang tadinya ditempati oleh Elisa Lumbantoruan. 

"Erik Meijer akan menempati posisi yang tadinya ditempati oleh Elisa Lumbantoruan," kata Dahlan. Dahlan mengharapkan dengan masuknya Erik ini maka Garuda akan dapat lebih berkiprah di kancah internasional. Erik dengan kepabilitas dan pengalamannya dianggap mampu melakukan tugas tersebut. Apalagi Erik sendiri sempat menjadi bintang iklan untuk Garuda. 

Walaupun latar belakang Erik adalah telekomunikasi, Dahlan tidak mempersoalkan hal itu. "Soal latar belakang dia dari mana, itu tidak begitu jadi masalah, yang penting dia kompetitif dan kredibel. Sudah seharusnya BUMN merekrut orang-orang eksekutif seperti dia, agar bisa berkancah ke dunia internasional. Garuda ini ingin mengembangkan sayapnya sampai luar negeri," tambah Dahlan lagi. 

Dengan ditinggalkannya oleh Erik, nampaknya ini bisa menjadi  pukulan bagi Indosat. Sebab seperti diketahui, dalam beberapa tahun ke belakang, geliat Indosat sepertinya tak nampak di tengah industri telekomunikasi yang gegap gempita. Apalagi, sejumlah petinggi dan ahli-ahli yang berada di jajaran manajemen menengah hengkang ke operator lain. Baru setelah masuknya jajaran direksi baru, termasuk masuknya mantan Wakil Direktur Bakrie Telecom Erik Meijer ke Indosat, geliat itu mulai nampak kembali. 

Hampir tiap minggu selalu saja ada penawaran program baru, layanan baru atau menghidupkan kembali produk-produk yang selama ini mati suri. Walaupun merupakan hasil kerja tim, namun sentuhan Erik tidak bisa diabaikan. Namun, sayangnya, baru ‘sebentar’ menggunakan seragam kuning warna kebanggaan Indosat, Erik didapuk Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan untuk mengurusi PT Garuda Indonesia (Garuda).

Menurut Dahlan, Erik memang sudah digadang-gadang menjadi salah satu direksi di Garuda. Hal itu karena Garuda harus menambah kekuatannya. Ditambahkannya, Erik  bergabung ke jajaran direksi Garuda karena atas rekomendasi Direktur Utama Garuda Emirsyah Satar. Ini dapat dimaklumi, pasalnya Erik menjadi salah satu bintang iklan Garuda dengan menggunakan Bahasa Ibunya, Belanda.