Search
Senin 10 Mei 2021
  • :
  • :

Erik Meijer: Saya Tak Bisa Menolak Permintaan Kementerian BUMN

MAJALAH ICT – Jakarta. Berita mengenai Chief Marketing Officer Indosat Erik Meijer yang telah didapuk Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan untuk mengurusi PT Garuda Indonesia (Garuda), dibenarkan oleh Dahlan. Menurut Dahlan, Erik memang sudah digadang-gadang menjadi salah satu direksi di Garuda. Hal itu karena Garuda harus menambah kekuatannya. "Saat ini lagi fit and proper test," kata Dahlan.

Santernya pemberitaan mengenai akan hengkangnya Erik dari Indosat ditanggapi Erik dengan santai. "Memang ada, tapi bukan permintaan saja," kata Erik. Menurut Erik, dirinya tak kuasa menolak permintaan dari Kementerian BUMN. "Saya masih senang di Indosat, dan tidak pernah berpikir untuk pindah lagi. Namun, saya tak bisa menolak permintaan Kementerian BUMN," tandas Erik. 

Namun meskipun Dahlan Iskan mengatakan bahwa Erik  bergabung ke jajaran direksi Garuda karena atas rekomendasi Direktur Utama Garuda Emirsyah Satar, menurut kabar yang beredar sebenarnya Erik diplot untuk menjadi Direktur Utama Telkom atau Telkomsel. Hal itu mengingat Erik sudah 20 tahun malang melintang di industri telekomunikasi Indonesia, dan bekerja di beberapa operator telekomunikasi dari Telkomsel, Bakrie Telecom hingga terakhir di Indosat. 

Memang dimungkinkan Erik naik menjadi Indosat-1, namun nampaknya posisi Alexander Rusli yang mantan Staf Khusus Meneg BUMN saat Sofyan Djalil menjabat begitu kuat di kalangan pejabat BUMN. Sehingga, yang mungkin adalah masuk ke jajaran Telkom atau Telkomsel. Hanya saja, posisi direksi di Telkom dan Telkomsel memang tidak lepas dari pengaruh dan tarik menarik politik. Dan Erik, sebagai profesional, tidak memiliki back up, politik seperti itu. Tambah lagi, Erik yang bule yang dikhawatirkan menimbulkan kesan asing menguasai Telkom atau Telkomsel.

Sehingga, tempat yang menginternasional dan dirasa tepat untuk Erik adalah di Garuda. Apalagi, Erik menjadi salah satu bintang iklan Garuda dengan menggunakan Bahasa Ibunya, Belanda. Memang dikabarkan Erik akan ditempatkan di salah satu posisi, apakah Direktur Utama atau Direktur Pemasaran. Namun, Erik disebut-sebut akan menggantikan Emirsyah Satar yang sudah bertahun-tahun memimpin Garuda. Sebab, menurut sumber Majalah ICT, posisi Erik sekarang adalah Direktur, untuk apa juga jika ke Garuda posisinya tidak berubah. Kalaupun menjadi Direktur Pemasaran, artinya ini batu loncatan agar ‘belajar’ dulu sebelum jadi Dirut.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *