Search
Jumat 21 Juni 2024
  • :
  • :

Gerakan Menuju 100 Smart City Berlangsung Dua Hari

MAJALAH ICT – Jakarta. Kemkominfo bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kantor Staf Presiden serta Kompas Gramedia menyelenggarakan Gerakan Menuju 100 Smart City. Tahap awal kegiatan ini yaitu assessment untuk melihat kesiapan daerah dalam menerapkan smart city yang berlangsung selama dua hari di Pusat TIK Nasional, Ciputat, Tangerang Selatan.

Kegiatan ini dibuka oleh Semuel Abrijani Pangerapan selaku Direktur Jenderal Aplikasi Informatika kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi panel. Semuel Abrijani Pangerapan, Heri Abdul Aziz (Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi), Prof. DR. Ir. Marsudi Wahyu Kisworo (Rektor Perbanas Institute), Farid Subkhan (CitiAsia) menjadi pembicara pada diskusi panel yang dipandu oleh Teddy Sukardi (Ketua IKTII).

Usai diskusi panel, acara selanjutnya yaitu assessment terhadap 80 daerah yang telah diundang. Para undangan daerah tersebut dipilih berdasarkan beberapa indikator yaitu Kemampuan Keuangan Daerah, Indeks Kota Hijau oleh Kementrian PUPR, Indeks Kinerja Pemerintah Daerah dari Kemendagri, dan Indeks Kota Berkelanjutan (khusus kota) dari Bappenas. Dua puluh assesor yang terdiri dari para akademisi, pemerintahan, dan praktisi TI melakukan assessment dengan metode wawancara. Dari hasil assessment ini kemudian dipilih 25 kota/kabupaten yang akan mengikuti Gerakan Menuju 100 Smart City.

Selanjutnya, daerah-daerah yang terpilih akan mengikuti launchingGerakan Menuju 100 Smart City yang diselenggarakan pada tanggal 22-23 Mei 2017 di Makassar. Penandatanganan MoU antara Kementerian Komunikasi dan Informatika dengan daerah tentang implementasi gerakan smart city serta sosialisasi atau workshop merupakan agenda utama dalam kegiatan tersebut.

“Target tahun 2017 ini yaitu 25 kota/kabupaten, selanjutnya 2018 yaitu 50, dan 2019 sebanyak 25 daerah. Diharapkan pada tahun 2019 terdapat 100 kota/kabupaten yang menjadi role model dalam mengimplementasikan program smart city. Program ini ditujukan untuk memperkuat peran ICT sebagai enabler disemua pilar smart city dalam menciptakan ekosistem smart city, khususnya pada sektor strategis yang dimiliki oleh masing-masing daerah.”, ujar Dwi Elfrida selaku salah satu penanggung jawab kegiatan dari Kemkominfo.

Pelaksanaan kegiatan ini juga dilakukan sebagai tindak lanjut penerapan Peraturan Menteri Kominfo Nomor 14 tahun 2016 tentang Pedoman Nomenklatur Perangkat Daerah Bidang Komunikasi dan Informatika yaitu salah satu fungsi oragnisasi perangkat daerah (OPD) di bidang komunikasi dan informatika yaitu menyelenggarakan sistem informasi smart city. Dengan demikian diharapkan peran seluruh OPD bidang komunikasi dan informatika di seluruh kota/kabupaten sebagai leading sector dalam mengimplementasikan smart city.