Search
Sabtu 17 Januari 2026
  • :
  • :

Giliran Google Digugat Karena Memonopoli Fitur di Android

MAJALAH ICT – Jakarta. Setelah Samsung dan Apple harus menjalani proses persidangan, kini gilitan Google yang juga harus menghadapi gugatan. Gugatan yang diarahkan ke mesin pencari raksasa terbesar di dunia dan juga pembesut sistem operasi Android ini dikarenakan Google dianggap telah melakukan monopoli sejumlah fitur penting di perangkat Android.

Gugatan terhadap Google disampaikan oleh kantor hukum untuk layanan konsumen, Hegens Berman. Berman menggugat atas nama dua pengguna smartphone Android. Pihaknya menuduh Google secara ilegal memonopoli layanan internet dan industri mesin pencari mobile di Amerika Serikat. Google melakukan itu dengan membuat perjanjian rahasia bernama Mobile Application Distribution Agreements (MADA) ke sejumlah produsen perangkat mobile.

Melalui perjanjian tersebut, Google bisa menjadikan layanan mesin pencarinya menjadi fitur bawaan ponsel Android. Begitu pun juga dengan aplikasi bawaan Google lainnya, seperti Youtube dan Google Play Store. Iklan yang melintas melalui layanan Google pun bakal lebih banyak melintas ke sejumlah perangkat Android yang vendornya menjalin kesepakatan tersebut. Sebagai gantinya, vendor perangkat bisa menaikan harga jual perangkatnya jadi lebih tinggi.

Berdasarkan informasi sebelumnya, sistem operasi Android yang tadinya bersifat open source, akan menjadi sistem operasi premium. Dan Google, berada di belakang rencana tersebut. OS Android premium akan diberi nama Android Silver.

Android silver merupakan standard baru software dan juga proses sertifikasi yang dikabarkan akan menggantikan program Nexus. Seperti dilansir The Information, Google sedang mengatur untuk bermitra dengan beberapa OEM, termasuk Motorla dan LG, untuk perangkat yang akan merepresentasikan penggabungan ide antara Android hardware dan Software. Hal yang sama dilakukan Apple dan BlackBerry dalam mendesain keduanya tersebut.

Google sendiri saat ini juga akan menambahkan beberap fitur unik pada pernagkat Nexus, seperti Photo Sphere dan Google Now launcher. Aplikasi yang belum tersedia pada AOSP berbasis ROM ini, akan secara intens dikembangkan pada Android Silver.

Seperti halnya Samsung, HTC maupun Sony dan pernagkat lainnya, pernagkat ponsel yang mendapat sertifikasi Android Silver akan memiliki fitur unik dan kemampuan yang akan tetap ditutup Google kepada fabrikan lainnya dan membuat ROM mengikuti kebutuhan tersebut. MEksi demikian, Android open source akan tetap ada dan menjadi dasar bagi semua OEM software, tapi untuk Android Silver akan dibuat versi baru Android yang akan menggoda agar membayar lebih untuk pengalaman premium. 

Sementara program Nexus juga tidak akan menghilang sepenuhnya, tapi Google akan nampaknya beristirahat untuk menawarkan hardware kelas atas dengan harga yang lebih murah sedikit. Google akan mempromosikan Andorid Silver kepada fabrikan ponsel.