MAJALAH ICT – Jakarta. Google berencana akan menjual kaca mata pintar Google Glass untuk semua kalangan pada 15 April mendatang. Hanya saja, penjualan dilakukan cuma sehari. Bagi yang ingin membeli, Google Glass dibanderol dengan harga 1.500 dolar AS atau sekitar Rp. 17,3 jutaan. Demikian diumumkan situs resmi Google.
Sebenarnya, Google belum berhasrat untuk memasarkan Google Glass pada tanggal tersebut, namun akan mengumumkan rencana penjualan di minggu-minggu ke depan. Nmun, karena dokumen internal telah bocor dan dipublikasikan, terpaksa Google membuat mengumumkan penjualan menjadi lebih cepat.
Menurut informasi, Google hanya akan menjual produk Google Glass untuk wilayah Amerika Serikat saja. Sehingga, ada selentingan kabar bahwa yang dijual adalah produk sisain Google Glass yang pernah ditawarkan untuk para explorer. Disebut-sebut, Google akan memproduksi Google Glass baru dan akan juga diluncurkan tahun ini.
Untuk memproduksi rangka kaca mata Google Glass yang mewah dan eksklusif, Google juga telah menjalin kerja sama dengan Oakley dan Ray Ban untuk. Kerja sama sendiri dilakukan dengan Luxottica, yang memiliki beberapa brand kaca mata termasuk LensCrafter dan Sunglass Hut.
Kerja sama ini masih akan dibatasi di Amerika Serikat, namun rencananya akan dikembangkan juga ke beberapa negara lainnya. Kerja sama ini tentu merupakan kerja sama yang memang sudah diprediksi, mengingat Google Glass akan terkait dengan bagaimana rangka dari kaca mata serta tentunya agar digunakan tidak hanya untuk kaca mata normal saja, namun juga yang memiliki masalah penglihatan.
Sebelum kerja sama dengan Luxottica, Google telah mengumumkan mengenai hadirnya rangka kaca mata dan lensa baru untuk produk pertamanya wearable device atau perangkat yang bisa dipakai. Pengumuman ini adalah mengenai hadirnya frame kaca mata baru dan kaca mata hitam yang digunakan Google Glass. Kedua produk tersebut akan bisa dibeli di Glass Store–tempat menjual produk Google Glass.

















