Search
Rabu 24 Juli 2019
  • :
  • :

Grab Latih 500 Mitra Pengemudi Tanggap Darurat dan P3K

MAJALAH ICT – Jakarta. Sebagai komitmen berkelanjutan dalam memberikan perjalanan yang aman dan nyaman untuk pengguna, Grab, everyday super app terkemuka di Asia Tenggara, mengadakan pelatihan tanggap darurat dan bantuan medis untuk ratusan mitra pengemudi yang tergabung dalam Unit Reaksi Cepat (URC). Dibantu oleh pelatih yang berkompeten dan fasilitas yang memadai, pelatihan ini merupakan perpanjangan dari program GrabAcademy, sebuah program untuk terus meningkatkan kapasitas para mitra pengemudi. Pelatihan ini akan dilakukan selama empat hari dari tanggal 1-4 Juli 2019 di Grab Excellence Center Cilandak, yang terdiri dari kelas teori dan praktik tentang pertolongan pertama pada kecelakaan.

Menurut data Ditlantas Polda Metro Jaya, terdapat 657 korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas sepanjang tahun 2018 hingga awal 2019. Hal ini menjadi alasan yang mendorong Grab untuk memberikan pelatihan terhadap mitra pengemudi yang diharapkan dapat turut mengurangi tingkat kecelakaan lalu lintas. Sebelumnya Grab juga telah melakukan pelatihan serupa bagi mitra pengemudi GrabBike.

Neneng Goenadi, Managing Director, Grab Indonesia mengatakan bahwa keamanan dan keselamatan pengguna maupun mitra pengemudi merupakan bagian dari DNA Grab dari sejak pertama kali Grab berdiri. Karena itu, Grab sangat mengapresiasi para mitra pengemudi yang tergabung dalam URC yang selama ini telah berkontribusi dalam menanggulangi dan mengurangi dampak kecelakaan lalu lintas terhadap korban. “Dengan memanfaatkan program pelatihan GrabAcademy, kami bekerja sama dengan pelatih yang kompeten untuk memberikan edukasi tentang tanggap darurat dan bantuan medis bagi ratusan mitra pengemudi. Harapan kami kegiatan ini dapat mendorong mitra pengemudi untuk semakin memberikan pelayanan terbaik bagi penumpang serta memperluas program ini ke kota-kota lain di seluruh Indonesia. Selain itu, kami juga memberikan apresiasi bagi mitra pengemudi dalam bentuk sertifikasi bagi mitra pengemudi yang telah mengikuti pelatihan ini dari awal hingga akhir,” ujar Neneng.

AKBP Muhammad Nasir, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya juga mendukung program pelatihan tanggap darurat dan bantuan medis untuk para mitra pengemudi Grab dan berharap kegiatan ini dapat mengurangi jumlah kecelakaan lalu lintas untuk kedepannya. “Kami mengapresiasi inisiatif Grab untuk memberikan pelatihan secara resmi untuk mitra pengemudi tentang pertolongan pertama pada kecelakaan yang tak hanya dapat memberikan edukasi terhadap mitra pengemudi tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman dalam berkendara terhadap penumpang.”

Tidak hanya itu, Kepala Seksi Pengaturan dan Pemanduan, Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Kelik Setiawan, yang turut hadir dalam acara tersebut juga menambahkan, “Keamanan dan kenyamanan pengemudi dan penumpang di jalan adalah hal terpenting dalam perjalanan, dan hal ini merupakan kolaborasi kita bersama sebagai warga DKI Jakarta. Oleh karena itu, saya sangat senang bahwa banyak sekali rekan-rekan mitra pengemudi Grab yang peduli terhadap hal ini dan senantiasa meningkatkan kapasitasnya untuk dapat menciptakan kondisi lalu lintas yang kondusif.”

Agus Budiono, mitra pengemudi GrabBike dan ketua URC Grab Tanjung Barat menyambut baik bantuan yang diberikan oleh Grab kepada komunitasnya. “Pelatihan ini sangat membantu meningkatkan kecakapan para anggota kami dalam memberikan bantuan medis kepada mereka yang membutuhkan, baik penumpang maupun pengguna jalan lain. Semoga training seperti ini dapat terus dilakukan ke lebih banyak mitra untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pengguna kami,” ujar Agus.

URC Grab merupakan komunitas yang terbentuk di tahun 2017 yang berasal dari inisiatif para mitra pengemudi Grab untuk berkontribusi menciptakan kondisi lalu lintas yang kondusif serta dapat mendukung Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Pembentukan URC merupakan wujud nyata dari kepedulian mitra pengemudi terhadap permasalahan lalu lintas.

Melihat inisiatif ini, Grab kemudian merangkul para mitra pengemudi yang tergabung dalam URC untuk kemudian memberikan pelatihan formal untuk semakin meningkatkan kemampuan mitra pengemudi dalam memberikan perjalanan yang aman dan nyaman bagi konsumen.

Hal ini merupakan salah satu dari berbagai inisiatif dan teknologi yang dilakukan oleh Grab untuk terus meningkatkan keamanan dan kenyamanan selama perjalanan bersama Grab. Tahun lalu, Grab meluncurkan kampanye #KarenaAman sekaligus memperkenalkan fitur terbaru yaitu VoIP dan teknologi verifikasi wajah penumpang. Tidak hanya itu, Grab juga menjadi pelopor inovasi keselamatan dalam industri seperti fitur Bagikan Tujuan (Share My Ride), Tombol Darurat (SOS Button) dan penyamaran nomor telepon pribadi, dan saat ini, ada sekitar 3.000 GrabCar yang telah dibekali dengan kamera GrabSiaga yang merupakan kerja sama Grab dengan JVCKENWOOD yang telah diluncurkan sejak tahun 2018.

Melalui inovasi kerja sama dan edukasi berkelanjutan yang melibatkan pihak-pihak terkait seperti kepolisian, Dinas Perhubungan, serta Komnas Perempuan, Grab mengajak mitra-mitra terkait untuk bersama-sama menciptakan pengalaman berkendara yang aman dan nyaman bagi semua pengguna.

 

Loading...




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *