Search
Rabu 24 Juli 2024
  • :
  • :

Hacker Bangladesh itu Ternyata di Malaysia

MAJALAH ICT – Jakarta. Dunia internet Indonesia kecolongan. Di saat para hacker ramai-ramai menyerbu situs-situs intelijen Australia dan membuat dua situs down akibat serangan DDOS, ternyata bukan hacker Australia yang membalas, namun ada hacker lain yang menamakan dirinya Bangladesh Grey Hat Hacker (BGHH).

""Dan perkembangan menariknya adalah tenyata meski menamakan diri sebagai BGHH, namun dari penyelidikan yang dilakukan para hacker Indonesia yang tergabung dalam Indonesia Security Down Team, didapat informasi bahwa tersebut berada di Malaysia. Hal ini bisa dilihat dari dua laman Facebook, yaitu https://www.facebook.com/murkho.manob.73?hc_location=stream dan https://www.facebook.com/lylysweetyrose?hc_location=stream. Dan secara jelas dicantumkan bahwa dua orang tersebut, yang mungkin bisa jadi merupakan orang yang sama, berada di Johor Baru, Malaysia.

""Dan dengan Malaysia, sesungguhnya perseteruan para hacker juga bukan merupakan hal baru. Serang-menyerang sering antarhacker sering terjadi, terutama jika hubungan politik kedua negara menegang seperti imbas dari kasus Ambalat, pengakuan budaya-budaya Indonesia oleh Malaysia, masalah terkait dengan TKI dan masalah-masalah lainnya.   

Dalam pantauan Majalah ICT, setidaknya ada 14 situs Indonesia yang diretas hacker Bangladesh tersebut. Meski kondisi situs-situs yang diretas berangsur pulih dan kembali berjalan normal. Adapun ke-14 situs yang diretas meliputi:

http://waymulyasejati.com
http://apakabarmagz.com
http://onlineflorist.web.id
http://citra-label.com
http://ptintegra.com
http://ppalfateh.com
http://nokumandiri.com
http://andresistem.com
http://flpsulsel.or.id
http://apta.ac.id
http://pn-probolinggo.go.id
http://exa-rumahsouvenir.com
http://maxpulsa.com
http://khanzatours.com

"Menanggapi beberapa website indonesia yang di deface secara random oleh Bangladesh ..saat ini saat ini kami sudah mengetahui beberapa dari mereka yang melakukan penyerangan .. Kami masih mencari tau motif mereka melakukan random deface ke situs Indonesia ! namun, dugaan kuat. beberapa dari mereka memanfaatkan kesempataan disaat kita fokus ke Aksi Protes tentang penyadapan yang dilakukan pihak australia," tulis admin Indonesia Security Down Team sebagaimana yang ditulis dalam jejaring sosial.