Search
Kamis 15 Januari 2026
  • :
  • :

Hacker Gunakan Malware Tyupkin Gasak Dana ATM Nasabah di Eropa, Amerika Latin dan Asia

MAJALAH ICT – Jakarta. Para peretas menggunakan malware untuk mencuri jutaan uang tunai dari ATM di seluruh dunia tanpa harus menggunakan kartu kredit atau debit. Para hacker tersebut menggunakan  malware yang disebut Tyupkin, yang setelah diinstal pada ATM, memungkinkan para penjahat cyber untuk mencuri uang dalam jumlah besar hanya dengan memasukkan serangkaian kode. Malware ini telah terdeteksi menginfeksi ATM di Eropa, Amerika Latin, dan Asia.

Serangan itu terdeteksi oleh perusahaan keamanan Rusia Kaspersky Lab, yang diminta oleh lembaga keuangan yang tidak disebutkan namanya untuk menyelidiki serangan cyber. Tidak ada rincian yang berkaitan dengan gank kriminal di balik serangan, tetapi Kaspersky Lab mengatakan kelompok telah mencuri jutaan dolar menggunakan malware Tyupkin.

"Selama beberapa tahun terakhir, kami telah mengamati kenaikan besar dalam serangan ATM dengan menggunakan perangkat skimming dan perangkat lunak berbahaya," kata Vicente Diaz, peneliti keamanan utama di Kaspersky Lab.

"Sekarang kita melihat evolusi alami dari ancaman kriminal di dunia maya yan bergerak naik rantai dan menargetkan lembaga keuangan secara langsung. Hal ini dilakukan dengan menginfeksi ATM sendiri atau meluncurkan langsung gaya serangan Advanced Persistent Threat (APT) terhadap bank. Tyupkin malware adalah contoh penyerangan yang mengambil keuntungan dari kelemahan dalam infrastruktur ATM. "

Kasperksy memperingatkan Interpol mengenai serangan tersebut dan meminta agar Interpol agar memberitahu negara-negara yang terkena dampak.