Search
Jumat 19 April 2024
  • :
  • :

Hati-Hati Perjanjian Eksklusif Pengadaan WiFi di Pesawat Garuda

MAJALAH ICT – Jakarta. Kementerian Komunikasi dan Informatika telah merestui penggunaan WiFi di pesawat Garuda. Hal itu setelah pada uji yang dilakukan dalam perjalanan Jakara-Denpasar, tidak ada interferensi yang terjadi. Seperti diungkapkan Kepala Informasi dan Humas Kementerian Kominfo, Gatot S. Dewa Broto, Tim Kementerian Kominfo telah melakukan pengujian terhadap rencana  PT Garuda Indonesia  untuk menyediakan layanan wifi pada penerbangan pesawat Boeing 777-300ER. "Seluruh perangkat yang diuji telah berfungsi dengan baik. Pada saat pengujian dan pengetesan penggunaan wifi tidak diketemukan adanya gangguan interferensi," ungkap Gatot.

Yang perlu jadi perhatian dan pertanyaan kemudian adalah siapa yang akan menyediakan akses WiFi di seluruh badan pesawat Garuda Indonesia ini ketika mengangkasa? Jika diberikan pada satu operator tertent, maka berhati-hatilah. Pasalnya, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) saat ini tengah membidik beberapa operator telekomunikasi yang melakukan perjanjian eksklusif dalam memberikan layanan telekomunikasi khususnya internet di sejumlah tempat termasuk Bandara Soekarno Hatta. Demikian diungkap Ketua KPPU Nawir Messi.

Menurut Nawir, selain PT Telekomunikasi Indonesia, ada beberapa operator lain yang ditengarai melakukan perjanjian eksklusif. "Ada 10 kawasan dengan pelaku berbeda menjalani perjanjian ekslusif bersama," ungkap Nawir. Perbuatan itu, kata Nawir, merupakan hal yang dilarang UU No. 5/1999 tentang Larangan Anti Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. Karena dengan melakukan eksklusifitas tersebut, kesempatan operator lainnya untuk berusaha terhadang.

Tindak lanjut dari temuan awal, KPPU akan melakukan penyelidikan guna mencari bukti-bukti yang menguatkan dugaan. "Satu-satu kami lakukan penyelidikan," ujarnya.