Search
Rabu 28 September 2022
  • :
  • :

Huawei Kembangkan Pelatihan Digital dan Perkokoh Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi

MAJALAH ICT – Jakarta. Huawei, penyedia solusi TIK terkemuka dunia, menggelar pengembangan pelatihan digital pada penyelenggaraan Huawei Indonesia Innovation Open Day yang bertajuk Digital Transformation for A Better Connected and Intelligent Indonesia.

Selain terus memperkokoh kolaborasi dengan perguruan tinggi-perguruan tinggi di Indonesia, pengembangan pelatihan digital ini sekaligus menjadi penegasan atas kuatnya komitmen Huawei yang berkelanjutan dalam membantu ekosistem TIK di tanah air untuk menjawab salah satu isu penting di era digital, yaitu kebutuhan terhadap talenta digital berkompetensi.

Dalam pernyataannya, Jeffrey Wang, Vice President, Management Transformation, Huawei Indonesia menegaskan bahwa Huawei sebagai pemimpin inovasi TIK global selalu menghargai gagasan dan pemikiran-pemikiran cerdas yang sangat dibutuhkan dalam membangun dunia cerdas di masa depan.

“Kami sangat fokus dalam mengembangkan teknologi inovatif dan penuh terobosan yang bermanfaat sebagai fondasi bagi terbangunnya masa depan yang cerdas. Menumbuhkembangkan pemikiran-pemikiran terbaik di dunia merupakan cara kami dalam turut serta memastikan arah masa depan yang berkelanjutan menuju kehidupan yang lebih baik melalui inovasi. Mengembangkan pelatihan digital dan meningkatkan kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi bagian dari komitmen kami Huawei I DO untuk berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia sebagai negara maju berbasis inovasi yang diperkuat oleh talenta digital yang berkompetensi tinggi,” ujar Jeffrey.

Selaras dengan komitmen I DO tersebut, Huawei terus gencar mendorong pengembangan talenta-talenta cakap digital di Indonesia. Bersinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk perguruan tinggi-perguruan tinggi di Indonesia, Huawei menyelenggarakan berbagai program, dari ICT Competition, Seeds for the Future, hingga program-program pelatihan digital.

“Kami menargetkan mampu mengembangkan kecakapan digital 100 ribu talenta hingga 2025. Sampai dengan saat ini, sudah sebanyak 63 ribu siswa telah mendapatkan manfaat dari berbagai program pelatihan kami. Komitmen untuk mendukung pengembangan kompetensi talenta digital ini akan terus kami pegang teguh dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan daya saing bangsa di kancah global,” ujar Jeffrey.

Konsistensi Huawei dalam mendukung pengembangan talenta digital Indonesia melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi mendapat apresiasi tinggi dari kalangan akademisi.

Prof. Dr. Ir. Dedi Priadi, DEA, Wakil Rektor Bidang SDM dan Aset, Universitas Indonesia, menggarisbawahi pentingnya kerjasama antara universitas sebagai center of excellence dengan industri TIK global dalam pengembangan inovasi serta riset-riset yang bermanfaat bagi industri maupun masyarakat luas.

“Peran Huawei sebagai penyedia solusi TIK global dalam hal ini sangat penting untuk merealisasikan bentuk kerjasama yang produktif antara dunia industri dan akademis. Pertemuan beberapa kepentingan dari ekosistem yang berujung pada kolaborasi erat memang sangat diperlukan untuk terus memastikan bahwa inovasi yang dihasilkan senantiasa relevan dan sesuai dengan kebutuhan dan tren perkembangan TIK yang tengah terjadi,” tegas Dedi.

Senada, Associate Prof. Dr. Ir. Mohammad Ridwan Effendi, M.A.Sc dari Institut Teknologi Bandung mengapresiasi kerja sama jangka panjang yang telah berlangsung bersama dengan Huawei Indonesia. “ITB sejak lama telah berpartisipasi dan berkolaborasi dalam program-program pengembangan kompetensi talenta digital, seperti Huawei ICT Competition, Huawei ICT Academy, Seeds for the Future, hingga penyelenggaraan-penyelenggaraan Webinar di berbagai bidang teknologi mutakhir.”

“Pengembangan pelatihan digital yang diselenggarakan Huawei kali ini bermanfaat dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang diperlukan dalam program peningkataan kompetensi talenta di bidang digital atau TIK. Kami mengapresiasi kontribusi berkelanjutan yang terus dilakukan oleh Huawei kepada dunia pendidikan nasional. Melalui upayanya dalam melakukan alih pengetahuan dan teknologi, membantu kami dalam memahami kebutuhan industri dan mampu melahirkan talenta-talenta yang memenuhi kualifikasi industri,”ujar Ridwan.

Dukungan serupa juga disampaikan oleh Dr. Eng. Khoirul Anwar, S.T., M. Eng. Telkom University, Bandung. “Kami memahami bahwa kebutuhan terhadap talenta digital berkompetensi global merupakan salah satu isu utama yang dihadapi bersama oleh seluruh ekosistem. Program-program pengembangan kompetensi yang diselenggarakan Huawei, dari pelatihan, webinar, kompetisi hingga akademi, membantu kami dari dunia Pendidikan untuk mengetahui kebutuhan industri dan kualifikasi yang mereka standardisasikan. Apresiasi kami sampaikan kepada Huawei atas komitmen dan kontribusinya dalam terus mengembangkan kompetensi talenta digital Indonesia sehingga memiliki daya saing global.”

Selama konferensi yang dilangsungkan di Huawei Innovation Center, beberapa pakar dari Huawei Indonesia juga berbagi wawasan teknologi mereka dan memperkenalkan solusi dan inovasi terbaru Huawei.

Turut hadir pula pimpinan asosiasi industri TIK Indonesia lainnya, antara lain Masyarakat Telematika (Mastel), Asosiasi Penyelenggara Jasa Telekomunikasi Indonesia (Apjatel), Asosiasi Nasional TIK (Aptiknas), Asosiasi IOT Indonesia (Asioti), Asosiasi Big Data dan AI (ABDI), Hotel Information and Technology Association Indonesia (HITA), Indonesia Cyber Security Forum, ISACA Indonesia Chapter, Prakarsa Jaringan Cerdas Indonesia serta akademisi dari Universitas Bina Nusantara, dan Universitas Bunda Mulia.

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *