MAJALAH ICT – Jakarta. Staf Ahli Menteri Kominfo Bidang Komunikasi dan Media Massa Hendri Subiakto mengatakan perlunya insan humas pemerintah baik di kementerian dan lembaga maupun pemerintah Daerah untuk selalu mengikuti perkembangan yang berkaitan dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Demikian dikatakan Hendri pada Forum Bakohumas PB Batam dengan Tema "Kesiapan Batam sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas dalam menyosong Asean Economic di Jakarta.
"Karena, saat ini sudah tidak jamannya lagi humas hanya mengantung apa yang disebut media relations. Seperti pelajaran Humas era80 hingga 90an bahwa untuk hubungi publik harus melalaui media sehingga harus baik dengan wartawan, meski itu masih penting," kata Hendri sebagaimana dilansir dari laman resmi Kementerian Komunikasi dan Informatika.
Menurutnya meski membina hubungan baik dengan wartawan media, Namun insan humas sebenarnya bisa melakukan direck relation pada publik melalui sosial media. "Hal ini adalah strategi baru yang itu banyak dilakukan banyak pihak termasuk publik dan perusahaan," uajrnya>
Ditambahkan Hendri, dengan perkembangan TIK yang maju begitu pesat seperti sosial media yang fungsinya tidak sekedar hanya untuk main-main tapi juga sudah menjadi sebuah media baru yang berpengaruh. "Dulu ada teori agenda setting dimana mempengaruhi agenda publik. Sekarang ini justru agenda media dipengaruhi oleh trending topic yang ada disosial media."ungkap Hendri
Oleh karena itu, kata dia, berharap Humas pemerintah dalam menjalankan fungsi sebagai Public Relation (PR) dipemerintah maka perlu, mulai menggunakan sosial media agar lebih efektif. "Meski Institusi sudah memiliki website dan memiliki konten baik tapi sifatnya pasif belum tentu banyak orang meng-klik," katanya. Menurutnya Website bisa menjadi aktif kemudian diambil link-linknya twiter atau facebook maka website bisa akan menjadi besar jika disenergi dengan sosial media. Hal ini diantaranya berguna mempengaruhi opini publik.

















