Search
Senin 10 Mei 2021
  • :
  • :

IDTUG: Konversikan Telepon Umum jadi WiFi Hotspot

MAJALAH ICT – Jakarta. Perkembangan teknologi dan adopsi teknologi seluler yang memungkinkan orang gampang menghubungi dan dihubungi, membuat layanan umum berupa telepon umum, baik koin maupun kartu, banyak yang mubazir. Karena itu, diusulkan agar telepon umum ini diganti menjadi layanan WiFi Hotspot saja. Demikian wacana yang disampaikan Indonesia Telecommunication USers Groups melalui Y. Bambang Sumaryo.

Menurut Sumaryo, dari pengamatannya, banyak telepon umum yang merana bahkan mati total dan mubazir. Karena itu, diusulkannya agar Telkom mau mengkonversi menjadi WiFi. "Saya sih lebih berharap Telkom mau mengkonversikan Telepon Umum coin nya menjadi WiFi hotspot berbayar murah meriah," kata Sumaryo.

""Dijelaskan Sumaryo, 8 Juta pelanggan telepon rumah PT Telkom sebenarnya berpotensi menjadi Giga POP/BTS untuk LTE-Wimax-WiFi,ketika sudah dikonversi ke serat optik. "Sementara itu, 40 ribu Telepon Umum Koin di Jabodetabek berpotensi menjadi Giga Hotspot WiFi (1G bps throughput total) kalau dikonversi ke full serat optik," katanya.

Ditambahkan, 40 ribu Giga Hotspot WiFi tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat. "40 ribu Giga Hotspot itu bisa dipakai oleh 4 juta warga secara bersamaan yang masing-masing memperoleh 10 Mbps," tandasnya.

Sebagaimana diketahui, kewajiban membangun telelpon umum adalah menjadi kewajiban penyelenggara jaringan telepon tetap lokal, yang dlaam hal ini adalah PT Telkom, PT Indosat dan PT Bakrie Telekom. Sesuai ketentuan Penyelenggara jaringan tetap lokal dan jasa teleponi dasar yang menggunakan jaringan tetap lokal wajib menyelenggarakan telepon umum sekurang-kurangnya 3 % dari kapasitas jaringan terpasang dan sekurang-kurangnya 1% dari kapasitas jaringan terpasang tersebut merupakan telepon umum koin sesuai Keputusan Menteri Perhubungan No. KM. 20/2001 tentang Penyelenggaraan Jaringan Telekomunikasi serta Keputusan Menteri Perhubungan No. KM. 21/2001 tentang Penyelenggaraan Jasa Telekomunikasi.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *