Search
Minggu 16 Juni 2024
  • :
  • :

Indonesia Berpotensi Menjadi ‘Digital Energy of Asia’

MAJALAH ICT – Jakarta. Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara meyakini generasi muda di Jogjakarta memiliki potensi yang besar dalam mendukung program pemerintah yang menargetkan pencapaian 1000 Start Up Digital padja 2020. Jogjakarta juga dianggap mampu menumbuhkan ekosistem digital yang berkelanjutan.

Rudiantara mengungkapkan di Yogyakarta terdapat laju pertumbuhan startup digital yang sangat pesat setiap tahunnya. "Saya yakin karena orang-orang Yogyakarta ini kreatif," kata Rudiantara dalam acara Ignition Gerakan Nasional #1000StartUpDigital di Graha Sabha Pramana (GSP) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Jogjakarta merupakan salah satu dari tiga kota pertama tempat digelarnya Kegiatan Gerakan Nasional #1000 Start Up Digital. Gerakan ini bertujuan mendukung terwujudnya komitmen pemerintah untuk mewujudkan Indonesia sebagai The Digital Energy of Asia. Diinisiasi Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia bersama KIBAR, gerakan itu ditujukan membangun ekosistem teknologi di Indonesia melalui inisiatif-inisiatif pembangunan kapasitas, mentoring dan inkubasi di berbagai kota.

"Setelah Jakarta dan Surabaya, Gerakan Nasional "1000 Startup Digital" juga akan berlangsung di Kota Bandung, Semarang, Malang, Medan, Bali, Makassar, dan Pontianak. Dengan banyaknya startup yang lahir diharapkan meningkatkan pertumbuhan ekonomi digital," jelas Rudiantara sembari menyatakan keyakinannya nilai perdagangan berbasis elektronik (e-commerce) Indonesia bisa mencapai 130 miliar dolar AS pada 2020.

Menkominfo menuturkan pemerintah sudah membuat road map mengenai e-commerce dan akan diperkuat legalitasnya melalui keputusan presiden. Selain itu, perbaikan infrastruktur juga digalakkan termasuk menargetkan pada 2019 kabupaten dan kota di Indonesia sudah terhubung dengan broadband untuk memperkuat jaringan.

"Demikian pula dengan pendanaan, pemerintah sedang menyiapkannya, antara lain melalui pajak murah, Pph dibuat flat, sehingga pembayaran mudah dan mendorong pertumbuhan ekonomi," paparnya.

Menteri Rudiantara meminta pelaku bisnis startup tidak perlu risau dalam menjual produknya. Menurutnya, usaha startup yang tervalidasi akan mendatangkan uang dengan sendirinya. Kementerian Koordinator bidang Perekonomian juga sudah menyiapkan roadmap terkait cara pemerintah mengalokasikan dana.

Acara Gerakan Nasional #1000StartUpDigital itu menghadirkan narasumber Direktur Utama Dagadu, A Noor Arief yang menceritakan bagaimana perjalanan Dagadu dari saat memulai sampai sekarang. Selain itu, hadir dalam sesi sharing antara lain VP of Operation Sales Stock Muhamad Ghufron Mustaqim; Chief Information Officer Nebengers Andreas Aditya Swasti; dan Head of Idea Labs Srengenge, Affi Khresna dan sejumlah narasumber yang memberikan inspirasi kepada calon pengusaha muda. Mereka memaparkan mengenai bagaimana pola pikir seorang startup founder dalam membangun bisnis dan menciptakan sebuah startup  dihadapan 400 peserta dari dalam dan luar Jogjakarta.