Search
Rabu 18 Februari 2026
  • :
  • :

Indonesia Harus Ikut Menentukan Aturan Main AI Global

MAJALAH ICT – Jakarta. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menegaskan Indonesia tidak boleh hanya menjadi konsumen dalam percaturan kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI) dunia.

Di tengah persaingan Amerika Serikat dan Tiongkok, Indonesia perlu hadir untuk ikut menentukan ekosistem AI global agar lebih adil bagi negara berkembang.

Menurut Nezar Patria, perkembangan AI kini dipicu oleh rivalitas dua kekuatan besar.

“Hari ini kita menyaksikan arm race antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Kalau kita terlambat masuk, maka negara-negara Global South, termasuk Indonesia, hanya akan jadi konsumen. Itu yang terjadi pada regulasi nuklir dan ruang angkasa, aturan hanya ditentukan negara maju,” jelasnya dalam IIFA Discussion Series #4 dengan tema “Indonesia in the Era of Artificial Intelligence” di Universitas Islam Internasional Indonesia, Depok, Jawa Barat.

Ia menegaskan Indonesia sudah mengambil langkah awal dengan menggandeng UNESCO.

“Kabar baiknya, Indonesia adalah negara pertama di ASEAN yang merampungkan dokumen readiness assessment untuk adopsi AI yang dipromosikan UNESCO. Dokumen ini menyatakan kita punya potensi besar, tapi adopsi teknologinya harus dipacu,” tegasnya.

Nezar Patria menjelaskan rencana pemerintah menyiapkan kebijakan nasional yang lebih kuat.

“Sekarang Kementerian sedang menyiapkan national roadmap untuk AI. Dokumen ini akan dituangkan dalam bentuk Peraturan Presiden. Harapannya bisa terbit awal tahun depan. Dengan roadmap ini, kita bisa mengarahkan pengembangan emerging technologies agar sejalan dengan Visi Indonesia Emas 2045,” tuturnya.

Wamenkomdigi Nezar Patria menekankan posisi Indonesia harus lebih berani.

“Kita tidak ingin hanya jadi pengguna, tapi jadi pemain. Dengan sumber daya kritis seperti nikel, dengan pasar besar, dan dengan roadmap nasional, Indonesia punya modal. Yang penting sekarang adalah berani menentukan arah, tidak hanya menjadi pengikut,” tandasnya.