Search
Selasa 21 Mei 2024
  • :
  • :

Indonesia Terpilih Kembali Jadi Council Member ITU, Meiditomo Terpental dari Pencalonan RRB

MAJALAH ICT – Jakarta. International Telecommunication Union (ITU), lembaga di bawah PBB, telah menyelesaiakn beberapa pemilihan untuk posisi puncak lembaga ini, dalam ITU Plenipotentiary Conference (PP-14) yang digelar di Busan, Korea Selatan. Dalam kesempatan ini, Indonesia yang kembali mengajukan diri untuk menjadi Council Member State, akhirnya terpilih kembali mewakili kawasan. Namun disayangkan, pencalonan Indonesia dalam anggota Radio Regulation Board, yang diajukan Indonesia Meiditomo Sutyarjoko, gagal.

Indonesia mengikuti pemilihan council Member state untuk Region E yang terdiri dari wilayah Asia dan Australasia. Untuk wilayah ini, ada 13 kursi keanggotaan yang diperebutkan oleh 18 negara. Dalam PP ke-13 di Guadalajara, Meksiko, 2010, Indonesia meneruskan tradisi terpilih sebagai Council Member State dengan suara terbanyak.  Dan di PP-14 kali ini, untuk wilayah ini, Indonesia kembali didapuk menjadi Anggota Council Member State bersama Australia, Bangladesh, China, India, Jepang, Korea Selatan, Kuwait, Pakistan, Filipina, Arab Saudi, Thailand dan Uni Emirate Arab.

Sementara untuk wilayah lain, Amerika, terpilih Argentina, Brasil, Kanada, Costa Rica, Cuba, Meksiko, Paraguay, Amerika Serikat dan Venezuela. Untuk Eropa Barat terpilih Prancis, Jerman, Yunani, Italia, Lithuania, Spanyol, Swiss dan Turki. Wilayah Eropa Timur dan Asia Utara terpilih Azerbaijan, Bulgaria, Polandia, Romania, dan Rusia. Sementara wilayah Afrika, terpilih Aljazair, Burkina Faso, Mesir, Ghana, Kenya, Mali, Maroko, Nigeria, Rwanda, Senegal, Tanzania, Tunisia dan Uganda.

Sementara untuk anggota Radio Regulation Board, Meiditomo Sutyarjoko, sosok yang dirasa cukup asing di sektor telekomunikasi Indonesia, tidak terpilih dalam pencalonan. Untuk wilayah Asia Timur dan Australasia terpilih dalam RRB adalah Nasser bin Hammad dari Uni Emirate Arab, Doan Quang Hoan dari Viet Nam dan Yasuhiko Ito dari Jepang.

Meiditomo sendiri disebut-sebut membantu BRI dalam menyiapkan satelit yang akan diluncurkannya pada 2016 mendatang.  Meiditomo pernah bekerja di beberapa perusahaan pembuat satelit. Selain itu, kehadiran Meiditomo juga ditopang oleh endorsement dari Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan yang menyebut Meidiutomo adalah seorang ahli satelit yang dipercaya oleh negara maju.

"Suatu hari, dua tahun lalu, Meiditomo liburan ke Jakarta. Dia memperkenalkan diri kepada saya. Meiditomo mengatakan suatu saat nanti Indonesia harus bisa meluncurkan satelitnya sendiri. Dia merasa mampu," ungkap Dahlan beberapa waktu lalu. Dikatakan juga oleh Dahlan, Meiditomo, yang juga adik kandung Dirut PT Batan Tekno, Yudiutomo Imarjoko, juga sudah melakukan studi di pantai mana di Indonesia ini yang terbaik untuk tempat peluncuran satelit.