Search
Kamis 30 Mei 2024
  • :
  • :

Indosat Nyatakan Jaringan Normal Kembali

MAJALAH ICT – Jakarta. Setelah sempat terganggu akibat dilakukannya modernisasi jaringan, pihak Indosat menyatakan kini jaringannya sudah kembali normal. Bukan hanya sekadar normal, diklaim kini jaringan Indosat menjadi lebih baik untuk melayani penggunanya.

Demikian disampaikan Mirza Helmi, Group Head Customer Experience Indosat. Menurut Mirza, jaringan Indosat di Wilayah Jakarta, dilakukan penyempurnaan jaringan pada hari Senin tanggal 3 Maret 2014 mulai Jam 00.00-06.00. Ini dilakukan, katanya, untuk meningkatkan kualitas pelayanan pelanggan. "Indosat melakukan modernisasi jaringan yang bertujuan melayani pelanggan lebih baik lagi," katanya.

Dari proses modernisasi ini, jaringan di Jakarta mengalami kendala di jaringan 2G. Sedangkan di Jaringan 3G Indosat, akan beroperasi dalam kondisi normal. Pelanggan 2G, kata Mirza, akan sulit melakukan inisiasi panggilan. Namun, jaringan kemudian dinyatakan normal mulai siang hari. "Jaringan 2G Indosat di Wilayah Jakarta sudah pulih seperti biasa. Namun demikian tidak menutup kemungkinan akan ada beberapa area di Kota Jakarta yang masih akan mengalami penurunan kualitas dan membutuhkan penyempurnaan lebih lanjut untuk beberapa hari kedepan," ungkapnya.

Menurut Mirza, hal tersebut merupakan hal yang wajar dalam penyempurnaan sistem, dalam beberapa jam perioda penyesuaian, akan ada degradasi di Jaringan. "Dan kami ingin secara terbuka di depan menyampaikan hal ini kepada Pelanggan setia kami, sehingga Pelanggan dapat memahami apa yang terjadi. Kami terus  membuka contact center kami di 111 dari nomor Matrix, – atau di – 100 dari nomor Mentari dan IM3, layanan twitter kami di @indosatcare atau email customer_service@indosat.com, jika ada hal yang ingin disampaikan pelanggan," pungkasnya.

Menanggapi kejadian ini, Sekjen Indonesian Telecommunication User Groups Muhammad Jumadi mengatakan, seharusnya Indosat tidak melakukan pemberitahuan mendadak akan terjadinya gangguan jaringan. "Minimal satu minggu sebelumnya masyarakat diberi tahu agar mereka tidak kaget dan mengantisipasi kejadian dengan memberi tahu rekan bisnis atau keluarga yang mungkin pada saat itu memiliki janji bertemu atau ada hal-hal penting lainnya," tegas Jumadi.