Search
Rabu 19 Mei 2021
  • :
  • :

Ini 5 Tips Jitu Kembangkan Bisnis untuk Pedagang Pasar Tradisional

MAJALAH ICT – Jakarta. Digitalisasi masih menjadi prioritas pemerintah dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi COVID-19. Pelaku industri yang terdampak mencakup usaha skala mikro hingga skala besar, termasuk pedagang pasar tradisional. Berangkat dari kondisi di atas, Zilingo sebagai platform bisnis solusi satu atap, memperkuat komitmen untuk membantu pelaku UMKM Indonesia bertahan di tengah pandemi dengan inisiatif sosialisasi yang dilaksanakan di dua pasar induk di kota Medan, Pasar Pusat Pasar dan Pasar Petisah Medan.

Patrick Vaz, Country Manager, Zilingo Indonesia menjelaskan, “Setelah bertahun-tahun bekerja sama dengan pelaku usaha lintas skala, kami mempelajari tantangan apa saja yang kerap dihadapi dan berusaha untuk menghadirkan solusi yang tepat. Dengan pandemi yang masih berlangsung, kami sangat mengerti betapa sulitnya pelaku usaha, khususnya pedagang pasar tradisional untuk mendapatkan akses bahan pokok, bantuan pendanaan hingga pemasaran digital untuk mendorong permintaan. Maka dari itu, kami berkomitmen untuk memberikan edukasi mengenai digitalisasi kepada pedagang pasar tradisional. Inisiatif sosialisasi akan kami lakukan secara bertahap di pasar-pasar yang tersebar di Indonesia, dimulai dari kota Medan. Kami harap ini dapat menjadi langkah awal yang baik bagi pemulihan ekonomi nasional.”

Patrick juga membagikan lima tips utama bagi pedagang pasar tradisional yang ingin go-digital untuk mengembangkan bisnis di tengah pandemi:

Ikuti pergerakan pasar dan ketahui tren yang sedang berlangsung

Digitalisasi dapat menjadi transformasi yang signifikan bagi sebagian pedagang. Penting bagi pedagang pasar tradisional untuk mengikuti pergerakan pasar selama pandemi, bagaimana pola perilaku konsumen berpindah ke dunia digital.

Kelola stok barang yang tersedia dan lakukan pencatatan

Stok barang merupakan hal yang krusial dalam menjalankan bisnis, terutama ketika bisnis Anda sudah mulai berkembang dan memiliki banyak cabang/distributor. Sebelum memulai transformasi digital, pedagang dapat mulai melacak seluruh stok barang yang ada, mulai dari jumlah stok, stok yang akan segera habis, dan stok yang telah habis.

Organisir pembukuan keuangan usaha

Sama halnya dengan pengelolaan stok, mengatur keuangan melalui pencatatan penting dilakukan terutama bagi yang melakukan usaha meski masih skala kecil. Pedagang perlu untuk memahami cara membuat pembukuan keuangan usaha kecil yang UMKM wajib mengetahuinya untuk kelancaran usaha.

Bergabung dengan platform e-commerce untuk mulai jejak digital usaha

Pandemi COVID-19 telah mengubah pola perilaku konsumen Indonesia yang biasanya belanja langsung di pusat perbelanjaan beralih ke platform online. Saat ini kehadiran suatu bisnis di online merupakan suatu keharusan untuk pelaku usaha termasuk pedagang pasar tradisional. E-commerce bisa menjadi cara yang efektif untuk menjangkau audiens yang lebih besar.

Bangun profil bisnis di media sosial

Berinteraksi dengan konsumen di media sosial merupakan strategi pemasaran yang penting untuk usaha berskala kecil dan menengah. Menggunakan media sosial dapat membantu pedagang membangun kesadaran merek, memperluas basis data pelanggan, dan terhubung dengan pelanggan saat ini.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *