Search
Selasa 25 Juni 2024
  • :
  • :

Interkoneksi Baru, Ada 2 Skenario Kenaikan Biaya untuk Telepon Rumah

MAJALAH ICT – Jakarta. Pemerintah selain menurunkan 18 tarif skenario interkoneksi, juga menaikkan dua skenario interkoneksi untuk telepon tetap lokal berbasis circuit switch. Adapun yang naik adalah untuk telepon antar telepon rumah dan untuk internasional. Saat ini, Telkom menjadi pemain dominan untuk dua layanan tersebut.

Sebagaimana diumumkan dalam keterangan tertulis pemerintah, untuk percakapan lokal ke lokal telepon tetap lokal yang sering digunakan di rumah-rumah, biaya interkoneksi naik dari Rp.73 menjadi Rp.125. Ini berlaku untuk interkoneksi originasi maupun terminasi. 

Sementara kenaikan lainnya adalah untuk telepon tetap lokal yang digunakan untuk telepon internasional. Originasi dan terminasi interkoneksi yang tadinya sebesar Rp.624 naik menjadi Rp.628.

Jika telepon internasional dari telepon rumah naik sedikit, maka untuk telepon internasional dari mobile angkanya tidak berubah. Jika sebelumnya telepon internasional dari ponsel sebesar Rp.448, angka yang dipakai saat interkoneksi 2014 tersebut tetap tak bergeming hingga 2016 ini.

Sebagaimana diketahui, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) selesai menghitung perubahan tarif interkoneksi untuk operator seluler di Indonesia. Perubahan tersebut sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 8 Tahun 2006 tentang Interkoneksi.

Menkominfo mengatakan “Ada 18 skenario panggilan yang tarif interkoneksinya diturunkan, sebesar 26 persen.” Rudiantara berharap bisa memicu tarif ritel yang lebih murah sehingga efeknya diharapkan berupa penurunan tarif ritel antara 15-30 persen dan bervariasi tergantung jenis panggilan yang dilakukan juga pola trafik operator.

Menurut Rudiantara, biaya interkoneksi ini tidak sama, karena harus dilhat pada pola trafik operator juga berdasarkan negosiasi  business to business, biaya (tarif) interkoneksi jadi acuan untuk negosiasi antar operator. Dengan demikian, murah atau tidaknya panggilan lintas operator bergantung kepada negosiasi antar operator seluler itu sendiri, dengan menggunakan komponen tarif interkoneksi yang baru.

Diketahui, biaya interkoneksi merupakan komponen untuk menghitung tarif jual layanan ke masyarakat.