Search
Kamis 23 Mei 2024
  • :
  • :

IWIC ke-9 Gelar Berkompetisi Buat Aplikasi Mobile dalam 24 Jam

MAJALAH ICT – Jakarta. Indosat kembali menyelenggarakan Hackathon, kompetisi pembuatan aplikasi dalam 24 jam bagi para developer sebagai rangkaian Indosat Wireless Innovation Contest ke-9. Hackathon tahun ini menghadirkan kategori baru yaitu aplikasi untuk Perempuan dan aplikasi Inbound Tourism.

“Kami sangat bangga melihat semangat para peserta Hackathon yang mengikuti tantangan membuat aplikasi mobile dalam 24 jam non-stop. Kami berharap para innovator muda handal ini dapat terus berinovasi, menghasilkan karya-karya aplikasi yang spektakuler serta bernilai manfaat bagi masyarakat. Indosat senantiasa medukung terciptanya ekosistem digital di Indonesia yang dibesarkan oleh anak bangsa sendiri, sehingga kita tidak hanya menjadi content users, tetapi juga menjadi content creator,” ujar Alexander Rusli, President Director & CEO Indosat.

Kompetisi Hackathon tahun ini diikuti oleh 120 peserta yang terbagi ke dalam 50 tim. Para peserta tersebut adalah para developer muda, start-up lokal dan anak muda dari Jabodetabek, Surabaya, Bandung, Jogya, Madura hingga Pontianak. Peserta diharuskan untuk memilih salah satu dari 3 kategori aplikasi yaitu kategori Communication, Lifestyle, Education, kategori Multimedia & Games, kategori Utilities (tools, security, apps for disable), Kategori spesial untuk Perempuan dan kategori spesial Inbound Tourism.

Adapun pemenang Hackathon IWIC ke-9, untuk terbaik I adalah Temu Jasa karya Rheza Adipratama dan Hardian Prakasa, UGM Yogyakarta. Kemudian terbaik II adalah Smart Tour karya Puja Pramudya, Bandung dan terbaik III adalah iWhatchYou karya Arrival Dwi Sentosa, Andri Budi Santoso, dan Julyan Widianto, Bandung.

Ajang Hackathon dimulai pada Jumat 9 Oktober 2015 pada pukul 09.00 WIB dan berakhir pada Sabtu 10 Oktober 2014 pukul 11.00 WIB. Selama lebih dari 24 jam, seluruh peserta secara berkelompok bekerja sama membuat aplikasi kemudian mempresentasikan dan mendemokannya di hadapan para juri. Dewan Juri yang menilai terdiri Tim Indosat, Founder Institute, Harukaedu dan Kompas Gramedia. Indosat menyediakan semua kebutuhan pokok seluruh peserta seperti makanan, minuman, tempat istirahat, tempat ibadah, tim dokter, serta hiburan.

Para peserta yang berhasil menjadi karya Terbaik dalam ajang Hackathon membawa pulang total hadiah puluhan juta rupiah, saldo Dompetku dan piagam penghargaan. Lebih dari itu, seluruh peserta telah membawa masing-masing kemenangan mereka karena mampu menaklukan tantangan menciptakan aplikasi selama 24 jam. Karya aplikasi yang telah mereka ciptakan pada ajang Hackathon ini secara otomatis juga akan dikompetisikan di ajang IWIC 9 yang akan berakhir di akhir bulan ini.