Search
Selasa 25 Juni 2024
  • :
  • :

Jokowi akan Jadikan BlackBerry Messenger Sebagai Platform Asli Indonesia

MAJALAH ICT – Jakarta. Meskipun penggunaan BBM (BlackBerry Messenger) kian menurun dan beralih ke WhatsApp, suara berbeda disampaikan Presiden Joko Widodo. Jokowi ingin tetap menjadikan BBM sebagai platform asli Indonesia.

"Kita harapkan nanti seluruh hal yang berkaitan dengan e-commerce kita, baik retail platform-nya, baik logistik platform-nya bisa nempel ke BlackBerry Messenger khususnya yang nanti betul-betul kita siapkan menjadi platform asli Indonesia," kata Jokowi dalam rapat terbatas terkait pengembangan ekonomi digital yang diadakan di Kantor Kepresidenan Jakarta.

Menurut Jokowi, hal tersebut bukannya tidak mungkin mengingat masyarakat Indonesia masih menggunakan BBM. Jokowi juga menekankan pentingnya peran pemerintah untuk merealisasikan visi Indonesia sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi digital tersebar di tahun 2020. Menurut Jokowi, dua hal yang bisa pemerintah lakukan adalah dengan melakukan deregulasi dan memberikan pelatihan untuk mengembangkan kapasitas pelaku ekonomi digital.

"Lakukan deregulasi besar-besaran untuk mendukung berkembangnya industri e-commerce. Satu hal lain yang tidak boleh dilupakan adalah pelatihan untuk mengembangkan kapasitas bagi pelaku pemula e-commerce sehingga akan semakin mampu bersaing di dunia bisnis," kata Jokowi.

Faktor lain yang bisa mendukung perkembangan e-commerce Indonesia adalah infrastruktur yang memadai. Karena itu, Jokowi meminta agar perluasan jangkauan infrastruktur telekomunikasi diperluas dengan lebih cepat.

Tidak diketahui, apakah keinginan Presiden Joko Widodo ini terkait dengan perusahaan lokal, EMTEK yang telah membeli lisensi layanan BBM. Dengan lisensi ini, EMTEK dapat mengembangkan aplikasi dan layanan baru untuk BBM. Salah satu rencana mereka untuk BBM adalah agar aplikasi messaging itu dapat digunakan untuk melakukan transaksi keuangan seperti proses pembayaran, transfer uang, isi ulang pulsa hingga membayar tagihan.