MAJALAH ICT – Jakarta. Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan Indonesia siap bekerja sama dengan Myanmar. Untuk itu, Jokowi mendorong BUMN agar Indonesia menanamkan investasi di sana, yang salah satunya adalah untuk sektor telekomunikasi.
Demikian dikatakan Jokowi dalam kunjungan kehormatan kepada Presiden Republik Uni Myanmar, U Thein Sein, sebelum menghadiri pembukaan KTT Asean ke-25 di Nay Pyi Taw. "Kami ingin menyampaikan Indonesia siap bekerja sammena dengan Myanmar dan menyiapkan tenaga ahli untuk ke Myanmar," ukata Jokowi.
Dalam pertemuan tersebut Jokowi menegaskan Indonesia akan tetap menjadi sahabat Myanmar dalam mengembangkan hubungan bilateral dan dalam konteks memajukan Asean. Indonesia, kata Jokowi, juga akan terus mendorong BUMN dan swasta untuk menanamkan investasi di Myanmar khususnya di sektor pertambangan, telekomunikasi dan infrastruktur.
Menanggapi keinginan Jokowi, Presiden U Thein Sein menyatakan bahwa kedua negara perlu mengimplementasikan rencana kerja sama ini. "Saya yakin peluang bisnis dan investasi akan memajukan kedua negara. Saya berharap anda dapat mendorong pebisnis Indonesia untuk berinvestasi dan berbisnis di Myanmar," sambut hein Sein.
Dalam kunjungan tersebut, Presiden RI Jokowi didampingi Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri Luar Negeri Retno L.P. Marsudi, Menteri Perdagangan Rachmat Gobel dan Duta Besar RI untuk Myanmar Ito Sumardi.

















