Search
Selasa 25 Juni 2024
  • :
  • :

Kampanyekan LGBT, Aplikasi Grindr, Blued dan BoyAhoy Diblokir

MAJALAH ICT – Jakarta. Kementerian Komunikasi dan Informatika menyatakan telah mengirimkan surat resmi ke Google Play dan App Store meminta agar tiga aplikasi berkonten LGBT, diblokir. Tiga aplikasi tersebut meliputi Grindr, Blued dan BoyAhoy.

Disampaikan Pelaksana tugas Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo Noor Iza, upaya pemblokiran dilakukan karena ada laporan dari masyarakat. Pembahasan tim panel juga menilai aplikasi itu dianggap mempromosikan LBGT. “Hasil pertemuan disepakati aplikasi yang mempromosikan, memfasilitasi LGBT dan atau di dalamnya memiliki konten seksual yang menyimpang dan direkomendasikan agar aplikasi itu untuk dinyatakan ditutup,” kata Noor.

Menurut Noor, pemblokiran ini merupakan langkah awal, karena tim panel masih mengkaji sejumlah aplikasi dan situs dengan konten LBGT. Tim Panel sendiri yang beranggotakan perwakilan dari masyarakat, LSM, kementerian dan Polri, telah menggelar rapat dan mengeluarkan rekomendasi untuk memblokir tiga aplikasi ini di Indonesia. Noor Iza mengatakan tim telah menerima banyak masukan terutama dari masyarakat yang resah dengan kampanye LGBT secara online. 

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawangsa menyatakan perlunya upaya serius untuk menutup berbagai situs, akun dan aplikasi yang berkaitan dengan prostitusi online. Menurutnya, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) dan Mabes Polri telah melakukan penutupan sebagai bagian dari upaya pencegahan (preventif).

“Sudah sangat mengkhawatirkan, sehingga diperlukan berbagai upaya serius untuk melakukan penutupan terhadap situs, akun dan aplikasi yang terkait dengan prostitusi online. Saya kira Kemkominfo bersama Mabes Polri telah melakukan penutupan terhadap 800 ribu situs, 400 akun, serta 18 aplikasi sebagai bagian dari langkah dan upaya preventif,” kata Khofifah.