Search
Senin 17 Juni 2024
  • :
  • :

Kebocoran Data Yahoo Nampaknya Meluas ke Semua Data Pribadi Pengguna

MAJALAH ICT – Jakarta.  Yahoo nampaknya kian tidak bisa menghindari dari isu pencurian data pribadi pengguna, yang kian meluas yang hampir mengenai seluruh pengguna Yahoo. Hal itu setelah terindentifikasi adanya pencurian data terbaru dari data pengguna, yang merupakan peristiwa terpisah dari insiden peretasan yang berdampak pada 500 juta pengguna Yahoo, yang diungkapkan pada bulan September lalu.

Yahoo mengeluarkan pernyataan dan  mengakui itu belum mampu mengidentifikasi intrusi terkait dengan pencurian terbaru dari data pengguna. Pencurian data lain di Yahoo, yang satu ini kembali ke 2013 dan mempengaruhi lebih dari satu miliar akun pengguna. Dsebut-sebut, diretasnya 1 miliar akun Yahoo ini akan mempengaruhi akusisi Yahoo oleh Verizon yang dihargai 4,8 miliar dolar AS. Kabar dari peretasan besar kedua ini, ditandai sebagai tekanan terbesar.

Dalam insiden terbaru, Yahoo mengatakan informasi akun pengguna yang dicuri mungkin termasuk nama, alamat email, nomor telepon, tanggal lahir, password dan, dalam beberapa kasus, pertanyaan keamanan dienkripsi atau tidak terenkripsi dan serta jawaban. Namun, perusahaan internet yang memiliki banyak pengguna email selain Google dnegan Gmail-nya ini mengatakan, informasi yang dicuri tidak termasuk password dalam bentuk teks, data kartu pembayaran atau informasi rekening bank.

Verizon sudah mengatakan pada Oktober lalu, setelah sebelumnya memiliki dasar memadai untuk mengasumsikan peretasan akun email Yahoo akan memiliki dampak material terhadap akuisisi bisnis perusahaan internet ini. Menyusul pernyataan kebocoran data oleh Yahoo, Verizon mengatakan,  “Kami akan mengevaluasi situasi seperti Yahoo yang terus melakukan penyelidikan. Kami akan meninjau dampak perkembangan baru ini, sebelum mencapai kesimpulan akhir “.

Menurut Wall Street Journal, pembicaraan Verizon dengan Yahoo berkisar pada tingkat kewajiban yang tersisa Yahoo mengenai kewajiban masa depan berkenaan dengan peretasan 2014, bukan mendorong harga beli Yahoo berkurang.