Search
Selasa 22 Oktober 2019
  • :
  • :

Kementerian Kominfo: Hoax Klaim Prabowo-Sandi Menang 61 Persen

MAJALAH ICT – Jakarta. Intensitas kabar hoaks berkaitan dengan Pemilu 2019 Serentak masih cukup masif disebarkan di media sosial. Konten hoaks yang disebar  berkaitan dengan pelaksanaan Sidang Gugatan Hasil Pemilu yang saat ini prosesnya masih berlangsung di Mahkamah Konstitusi. 

Salah satunya dalam bentuk foto yang diklaim sebagai Profesor bernama Tokuda. Dalam postingan tersebut menyebutkan jika Tokuda salah seorang ahli demokrasi di Jepang. 

Narasi foto itu menyebarkan hoaks berupa data kecurangan KPU, dan mengklaim bahwa Prabowo adalah pemenang dari Pemilu Presiden Indonesia dengan perolehan suara 61%, sedangkan Jokowi 39%.

Plt Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ferdinandus Setu mengatakan, setelah ditelusuri, foto tersebut telah mengalami proses penyuntingan, tepatnya pada bagian kertas yang dipegang oleh pria dalam foto itu. 

“Jadi klaim yang mengatakan pria seorang ahli demokrasi di Jepang itu tidak benar, pria di foto itu adalah Shigeo Tokuda, seorang aktor film dewasa asal Jepang,” kata Ferdinandus di Jakarta, Sabtu (22/6/2019).

Ferdinandus menegaskan, foto pria tersebut bukanlah salah satu dari 9 hakim MK yang sedang menangani sidang sengketa tersebut. Ferdinandus berharap, siapapun jangan berbuat gaduh dengan cara memanfaatkan sidang tersebut untuk menyebarkan hoaks.

Selain itu, kabar hoaks lain yang beredar luas di media sosial adalah terkait undian berhadiah yang diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Menurut Ferdinandus, postingan itu menarasikan pemenang undian akan mendapatkan dana bantuan sebesar $15.000 dari kantor BPJS Ketenagakerjaan Indonesia melalui pengundian nomor WhatsApp.

Berdasarkan klarifikasi dari Deputi Direktur Bidang Humas dan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan Irvansyah Utoh Banja, yang mengatakan pihaknya banyak mendapat pertanyaan dari masyarakat dan peserta terkait SMS tersebut.

“Beliau memastikan bahwa, informasi tersebut tidak benar ataupun palsu, jadi postingan itu terindikasi tindakan criminal,” ucap Ferdinandus

Irvansyah juga mengingatkan, untuk memastikan kebenaran informasi apapun terkait BPJS Ketenagakerjaan, masyarakat dapat mengkonfirmasi melalui kanal-kanal resmi BPJS Ketenagakerjaan seperti kantor cabang, website, sosial media atau menghubungi call center 1500910.

Berikut rincian lengkap laporan isu hoaks harian untuk tanggal 22 Juni 2019 dari Tim AIS Kementerian Kominfo:

1. Boyolali, Menuju Kecamatan Junwangi Membutuhkan Waktu 3 Jam

2. Undian BPJS Ketenagakerjaan

3. Pelajar SD Terkena Virus Jerman Melalui HP Game Online

4. Prof. Tokuda Terseyum Ketika Memperlihatkan Data Kecurangan KPU

5. Yasushi Akimoto Selaku Menteri Peridolaan akan Membantu Prabowo

6. Foto Seorang Wanita Hamil dan akan Melahirkan 11 Bayi

7. Surat Mengatasnamakan Sekretaris Utama BKN

8. Polling Palsu Pakai Nama KPU

9. Surat Keputusan DPR: Resmi Honorer 35 Keatas Diangkat Tanpa Tes

10. Seorang Anak Meninggal Akibat Cacing Jantung Yang Ditularkan oleh Anjing.

 

Loading...




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *